SuaraBogor.id - Bisnis atau peredaran narkoba di wilayah Cianjur dikendalikan narapidana lembaga pemasyarakatan (Lapas), yang ada di beberapa daerah salah satunya Lapas Klas IIB Cianjur.
Peredaran narkoba yang dikendalikan napi itupun langsung mendapatkan respon dari Lapas Klas IIB Cianjur, setelah mendapatkan informasi dari pihak kepolisian Polres Cianjur.
Kepala Lapas Klas IIB Cianjur, Heri Aris Susila mengatakan razia ini dilakukan bersama dengan petugas dari Satnarkoba Polres Cianjur dan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Cianjur ke setiap sudut kamar dan barang milik warga binaan.
"Razia ini merupakan wujud keseriusan Lapas Cianjur dalam memerangi peredaran gelap narkoba, terutama melibatkan warga binaan," kata Heri pada wartawan dikutip dari Ayobandung.com - media jaringan - Suara.com, Selasa (23/2/2021).
Apabila ada warga binaan terbukti terlibat dalam transaksi narkoba, tegas Heri, pihaknya tidak segan-segan akan ditindak tegas dan diproses sesuai hukum yang berlaku.
“Tidak main main, apabila terbukti harus mempertanggungjawabkan perbuatannya, yakni kembali menjalani proses hukum dan akan menambah hukuman dari kasus barunya itu,” tegasnya.
Keterlibatan warga binaan dari dalam Lapas, kata dia, sudah pasti ada peran dari luar. Heri akan meningkatkan pengawasan di akses masuk area Lapas.
"Kami selama ini sudah beberapa kali menggagalkan upaya penyelundupan narkoba ke dalam Lapas, baik melalui makanan, juga pelemparan-pelemparan yang dilakukan melalui tembok keliling Lapas Cianjur," tuturnya.
Baca Juga: Kirim Sabu dalam Pisang Sale, Mbah: Uangnya untuk Buat Kandang Kambing
Berita Terkait
-
Bisnis Agen Logistik Kian Dilirik Anak Muda, Modal Mulai Rp10 Juta
-
Pangeran Arab Saudi Ditemukan Meninggal Dunia di London, Darahnya Mengandung Miras dan Narkoba
-
Shepreneur Learning Series bantu wirausaha perempuan tingkatkan daya saing usaha
-
Rayakan Usia ke-13, inDrive Fokus Tingkatkan Kesejahteraan Pengemudi
-
Usai Diakuisisi Tjokro Group, GPSO Mulai Garap Pasar Asia
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Atasi Sampah Kabupaten Bogor, PSEL Galuga Siap Dibangun di Atas Lahan Kopassus
-
Bukan Karena Kedekatan, DPRD Bogor Puji Keberanian Bupati Gelar Seleksi Terbuka Jabatan ASN
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Libas Kamboja 5-1, Erick Thohir Tegaskan Level Sebenarnya Timnas Ada di Laga Versus Vietnam