Andi Ahmad S
Jum'at, 11 September 2026 | 20:48 WIB
Kondisi terbaru kebakaran di TPAS Galuga, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (11/9/2026). ANTARA
Baca 10 detik
  • Titik api baru membesar di TPA Galuga Kabupaten Bogor pada Jumat sore akibat tiupan angin kencang.
  • Tujuh unit damkar dan kendaraan tangki dikerahkan untuk mengepung api dari tiga sisi guna mencegah perluasan area.
  • Petugas gabungan masih berfokus mengendalikan kobaran api yang bergerak dinamis mengikuti arah angin di lokasi kejadian.

SuaraBogor.id - Sempat terkendali sehari sebelumnya, si jago merah kembali mengamuk di TPA Galuga, Cibungbulang, Kabupaten Bogor. Kebakaran membesar pada Jumat sore sekitar pukul 15.30 WIB.

Usut punya usut, kobaran api tersebut bukan berasal dari rembetan area pengelolaan sampah Kota Bogor, melainkan kemunculan titik api baru.

"Ini titik baru, bukan merembet dari wilayah kota," tegas Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Bogor, Yudi Santosa, Jumat (11/9/2026).

Menurut dia, titik api membesar karena tiupan angin kencang yang awalnya bergerak ke arah barat, kemudian bergeser menuju selatan.

“Angin ke arah barat cukup besar dan sekarang bergeser ke arah selatan. Jadi, apinya bergerak ke selatan,” ujarnya.

Sebanyak tujuh unit pemadam kebakaran (damkar) dikerahkan ke lokasi dengan dukungan mobil tangki air dari PDAM dan Dinas PUPR Kabupaten Bogor.

Petugas melakukan pengepungan api dari sisi utara, selatan, dan timur, untuk mencegah kebakaran meluas ke bagian lain kawasan TPA sampah tersebut.

“Kami melakukan pengepungan api dari utara, selatan, dan timur. Api belum dapat dikuasai penuh, tetapi titiknya sudah mulai mengecil,” kata Yudi.

Ia mengaku belum mengetahui luas area yang terbakar akibat munculnya titik api baru tersebut. Petugas masih berfokus mengendalikan kobaran yang bergerak mengikuti arah angin.

Baca Juga: Personel Masih Minim, BPBD Kota Bogor Kewalahan Hadapi Bencana Serentak

Pada Kamis (10/9) ratusan personel gabungan telah mengendalikan kebakaran utama dan melanjutkan pendinginan. Operasi melibatkan Damkar, BPBD, TNI AD, TNI AU, Polri, PMI, serta sejumlah perangkat daerah kota/kabupaten Bogor.

TNI AU sebelumnya juga mengerahkan helikopter untuk melakukan penyiraman dari udara, sedangkan petugas darat membongkar timbunan sampah menggunakan alat berat dan menyemprot bara yang tersimpan di dalamnya.

Yudi mengimbau masyarakat sekitar tetap waspada dan mendukung proses pemadaman karena kebakaran berpotensi mengganggu pelayanan persampahan serta mata pencaharian warga di sekitar TPA sampah tersebut.

Kebakaran di kawasan TPA Galuga pertama kali terjadi pada Senin (7/9) sekitar pukul 16.00 WIB. Api bermula dari lahan pertanian yang bersebelahan dengan TPA, kemudian merambat ke area pembuangan sampah. [Antara].

Load More