Andi Ahmad S
Kamis, 10 September 2026 | 18:33 WIB
Ratusan Petugas Gabungan melakukan Pemadaman Kobaran Api di TPAS Galuga, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, tepatnya di area milik Pemkot Bogor, Kamis (10/9/2026). [Andi Ahmad S/Suara.com]
Baca 10 detik
  • Ratusan personel gabungan berupaya memadamkan kebakaran di TPAS Galuga, Kabupaten Bogor, pada Kamis, 10 September 2026.
  • Petugas mengalami kesulitan karena api membakar dan membentuk bara tersembunyi jauh di dalam tumpukan sampah.
  • Upaya penanganan dilakukan menggunakan alat berat, selang air panjang, sekop manual, hingga rencana water bombing.

SuaraBogor.id - Kepulan asap pekat masih terlihat meliuk dari beberapa titik di TPAS Galuga, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, tepatnya di area milik Pemkot Bogor, Kamis (10/9/2026).

Guna menjinakkan api, ratusan personel gabungan dari BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran, Polri, TNI, hingga relawan diterjunkan langsung ke lokasi.

Pengerahan pasukan dilakukan sesaat setelah apel gabungan digelar di area TPA.

Proses pemadaman kali ini terbilang sangat berat. Api tak hanya membakar permukaan, tetapi juga merambat dan terperangkap jauh di dalam tumpukan sampah.

Petugas di lapangan harus bekerja ekstra menggunakan alat manual seperti sekop dan bambu untuk membongkar tumpukan sampah demi menjangkau sumber api.

Beberapa unit ekskavator juga dikerahkan untuk mempercepat pembongkaran bara api yang masih tertutup.

Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan Kabupaten Bogor, Yudi Santosa, menjelaskan bahwa kebakaran di TPA memiliki karakteristik yang berbeda dari kebakaran biasa.

"Ketika api sudah muncul selama 12 jam di lokasi tempat sampah, yang terjadi adalah terbentuknya bara di bagian dalam tumpukan sampah yang terbakar," ungkap Yudi di lokasi.

Meski asap mulai menipis dan kondisi relatif terkendali, beberapa titik api masih terdeteksi.

Baca Juga: Dugaan Baku Tembak di Pandawa Parungpanjang, Polres Bogor Gelar Olah TKP Tertutup dan Buru Pelaku

Berdasarkan pantauan kamera termal, suhu di area kebakaran bahkan masih menembus di atas 60°C. Untuk menjangkau titik-titik tersembunyi, petugas harus membentangkan selang air hingga sejauh 400 meter ke area dalam TPA.

Penyemprotan baru bisa dilakukan secara maksimal setelah tumpukan sampah berhasil dibuka oleh alat berat maupun personel manual.

"Tak hanya penanganan darat, upaya pemadaman juga diperkuat melalui skema water bombing hingga rencana modifikasi cuaca untuk mempercepat pemadaman total di TPAS Galuga," tegasnya.

Load More