SuaraBogor.id - Anak SD dan SMP Tasikmalaya mesum ternyata dilakukan di dekat kantor sekolah. Video syur itu saat ini viral di media sosial dan mendapatkan perhatian dari pemerintah setempat.
Tak hanya itu, anak SD dan SMP Tasikmalaya mesum itu juga ternyata berlokasi dekat kantor PPK di tasikmalaya.
Saat ini, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAID) Kabupaten Tasikmalaya tengah melakukan investigasi kaitan viralnya video mesum tersebut.
Hasil investigasi KPAID menemukan fakta bahwa pelaku yang terekam video diduga masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Sementara, perekam video viral merupakan orang lain yang bersembunyi merekam aksi sejoli ini.
“Kami dalami dan investigasi terjadi di wilayah Kabupaten Tasikmalaya. Pemeranya masih anak anak usia Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Dalam waktu dekat akan kami panggil para pihak yang terlibat. Kami lakukan edukasi," kata Ketua KPAID Kabupaten Tasikmalaya, Ato Rinanto.
Ditambahkan Ato, area kantor desa yang berada satu komplek dengan sekolah dan gedung PPK menjadi tempat dua pasang sejoli itu melakukan tindakan asusila.
Dalam video itu terlihat kedua anak ini beradegan layaknya orang dewasa sambil bersandar di dinding bangunan, sedangkan seorang temannya menunggu dengan duduk di atas motor.
"Dalam investigasi ditemukan perbuatan ini dilakukan di areal desa ada gedung PPK, sekolah, dan dilakukan siang hari. Sementara pengambilan video oleh orang lain. Sudah kami temukan dan akan dipanggil," Kata Ato.
Baca Juga: Muatan Mobil Pick Up Mencengangkan, Cara Angkut Kayu Ini Bikin Heran
Ato pun menyayangkan tindakan asusila yang dilakukan dua pelajar tersebut. Hal itu terjadi sebagai dampak minim pengawasan orang tua serta efek negatif dari handphone. Siswa sekarang lebih leluasa menggunakan gagdet dengan alasan belajar daring.
"Ada korelasi ini dengan masa Pandemi Covid-19. Hari ini anak lebih leluasa memegang gadget ini bisa jadi salah satu pemicu," Tambah Ato.
Berita Terkait
-
Anggaran Dipotong Pusat, Renovasi 11 Sekolah di Jakarta Terpaksa Mundur ke 2027
-
11 Sekolah Rusak di Jakarta Direhab, SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Masuk Prioritas
-
Belajar dari SDN Kebayoran Lama Selatan 09, Jakarta Ubah Sistem Pengawasan Pembangunan Sekolah
-
Viral Presiden Pecat Gubernur karena Pakai Celana Ketat saat Bersepeda di Turki
-
Cegah Korupsi Program Sekolah Rakyat, Kemensos Gandeng ICW
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Ratusan Bangunan Liar di Cianjur Ditertibkan
-
El Clasico Milik Maung Bandung! Jalan Pandu Raya Bogor Mendadak Membiru Usai Persib Libas Persija
-
Mata Air dan Sumur Mengering, 90 Jiwa di Bogor Selatan Terdampak Bencana Kekeringan
-
Berawal dari Bau Busuk Menyengat, Saksi Intip Jendela dan Temukan Pensiunan ASN Meninggal Kaku
-
Kerahkan 1.105 Personel Gabungan, Polda Jabar Perketat Pengamanan Laga Timnas Indonesia vs Vietnam