SuaraBogor.id - Ada sebanyak lima kesehatan perempuan yang sering terjadi setiap saat. Dalam hal ini, WHO menyatakan bahwa ada beberapa penyakit di man amayoritas menyerang perempuan dan harus diperhatikan secara penuh.
Melansir dari laman resmi WHO, berikut lima masalah utama kesehatan perempuan, antara lain:
1. Kanker
Dua kanker paling umum yang menyerang perempuan adalah kanker payudara dan serviks. Mendeteksi kedua kanker ini sejak dini adalah kunci untuk menjaga perempuan tetap hidup dan sehat.
Angka global terbaru menunjukkan bahwa sekitar setengah juta wanita meninggal akibat kanker serviks dan setengah juta akibat kanker payudara setiap tahun. Sebagian besar kematian terjadi di negara berpenghasilan rendah dan menengah di mana skrining, pencegahan dan pengobatan hampir tidak memadai.
2. Kesehatan Reproduksi
Masalah kesehatan seksual dan reproduksi bertanggung jawab atas sepertiga dari masalah kesehatan perempuan berusia antara 15 hingga 44 tahun. Seks tidak aman merupakan faktor risiko utama, terutama di antara perempuan dan anak perempuan di negara berkembang.
3. Kesehatan Ibu
Banyak perempuan mendapat manfaat dari peningkatan perawatan selama kehamilan dan persalinan. Namun manfaat tersebut tidak merata sehingga perempuan meninggal akibat komplikasi kehamilan dan persalinan. Padahal, sebagian besar kematian ini dapat dicegah.
Baca Juga: Menurut WHO, Berikut 5 Masalah Kesehatan Perempuan Paling Umum
4. HIV
Tiga dekade setelah epidemi AIDS, perempuan muda masih banyak yang menanggung beban infeksi HIV baru. Menurut WHO, masih terlalu banyak perempuan muda yang berjuang untuk melindungi diri dan untuk mendapatkan perawatan HIV yang mereka butuhkan.
5. Kesehatan mental
Bukti menunjukkan bahwa perempuan lebih rentan dibandingkan pria untuk mengalami kecemasan, depresi, dan keluhan somatik. Depresi adalah masalah kesehatan mental yang paling umum bagi perempuan.
Berita Terkait
-
Buku The Baby Who Stayed Awake Forever, Ketika Bayi Menolak Tidur Semalaman
-
The Man Who Didn't Like Animals: Ketika Si Pembenci Hewan Berubah Hati
-
Ulasan The Cat Who Saved Books: Kisah Hangat tentang Cinta pada Buku
-
Industri Farmasi Perlu Berubah agar Lebih Ramah Lingkungan, WHO Desak Peran Regulator
-
The Boy Who Harnessed the Wind: Kisah Nyata Remaja yang Menyelamatkan Desa dengan Kincir Angin
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Harga Sepeda Lipat Entry Level Terbaik Berapa? Ini 5 Rekomendasinya di Tahun 2026
- 3 HP Infinix Murah dengan Fast Charging 33W, Mulai Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Rumor Jadi Kutu Loncat ke PSI, Ini Respon Menohok Dedi Mulyadi
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
Terkini
-
Kecelakaan Depan Alfamart Ciheuleut Bogor, Mobil Seruduk Kios hingga Papan Reklame
-
Mampu Tampung 700 Sapi, Pasar Hewan Jonggol Diperkuat untuk Peternak Bogor
-
Jurus Rudy Susmanto Tekan Pengangguran Bogor: Gandeng SKPD, Cetak Ribuan Wirausaha Baru
-
Kisah Duka Nek Kurniati Tutup Usia Saat Ambil Beras Bantuan di Bogor
-
Kisah Haru PMI di Taiwan, BRI Wujudkan Pertemuan Yuni dengan Sang Ibu Setelah Satu Dekade