Sepertinya ini adegan tambahan yang baru dibuat lagi untuk melengkapi atau menambahkan bumbu dari drama perselingkuhan mereka. Sayang, wajah dan rambut Andin yang berubah tidak bisa membohongi penonton. Kalau penonton ibu-ibu, mungkin masih tidak akan diperhatikan. Sekarang penggemar Sinetron Ikatan Cinta ini sudah meluas. Jadi, hal-hal seperti ini harusnya tidak terjadi di tayangan yang sedang naik daun.
4. Layar WhatsApp yang selalu baru
Ini juga sering terjadi. Sebenarnya, bukan kesalahan kalau ini, hanya ganjil dan aneh saja. Setiap menerima pesan WhastApp (WA), selalu ditayangkan pesan yang baru alias baru satu pesan. Seolah-olah baru kenalan.
Bayangkan, seorang suami istri seperti Aldebaran dan Andin dipastikan selalu mengirim pesan, pasti ada history chat di layer WA mereka, layaknya kita selalu berhubungan dengan sesame rekan.
Namun, di layar WA Ikatan Cinta setiap pemain, pesan melalui aplikasi itu selalu baru, layaknya baru kenalan dan memulai chat yang baru. Apakah mereka memang sering clear chat? seperti kita yang suka menyembunyikan pesan dari mantan atau kekasih bayangan sehingga selalu terlihat sebagai pesan baru.
5. Adegan Andin jatuh, hujan tapi tidak hujan
Adegan Ini juga luput dari perhatian. Andin diceritakan pergi ke Bandung dan hilang karena jatuh ke jurang. Saat Sopir Andin melaporkan ke Aldebaran kronologi hilangnya Andin, ditayangkan bahwa sang Sopir kebelet pipis, dan izin ke Bu Andin mencari toilet. Tiba-tiba hujan deras, lalu sang sopir masuk mobil dan menemui bahwa Andin sudah tidak ada di mobil. Kemudian diceritakan Andin hilang secara misterius. Adegan lalu beralih ke Aldebaran yang sibuk mencari Andin.
Beberapa episode kemudian, Andin akhirnya ditemukan oleh Aldebaran di seorang rumah penduduk. Andin kemudian bercerita saat dirinya jatuh ke jurang. Keanehan terjadi, adegan Andin jatuh ke jurang justru tidak hujan, malah terang benderang. Padahal di adegan pertama, sata sopir kehilangan Andin terjadi hujan deras. Ada inkonsistensi cerita disini yang luput dari perhatian produser, atau penulis naskah. jadi sebenarnya saat Andin Hilang hujan atau tidak sih pak sutradara?
Itulah beberapa kesalahan dan keganjilan yang bikin sinetron Ikatan Cinta sama dengan sinetron-sinetron lainnya yang hanya menjual kisah drama yang berbelit dan mengobok-ngobok emosi.
Baca Juga: Bayi Aldebaran Butuh Rp250 Juta untuk Operasi Jantung
Atau menayangkan akting menagis dengan makup sempurna yang bikin penonton kagum, tanpa memperhatikan berbagai hal kecil yang menganggu penonton. Kamu menemukan keanehan lain?
Tag
Berita Terkait
-
Kenny Austin Lindungi Amanda Manopo dari Komentar Jahat: Don't Worry
-
Sikap Bijak Kenny Austin ke Amanda Manopo di Tengah Tuduhan 'Hamil Anak Haram'
-
Belum Lahir, Amanda Manopo Curhat Kesedihan Bayinya Disebut Anak Haram
-
Amanda Manopo Terpukul, Calon Bayinya Dicaci dengan Sebutan Anak Haram
-
Film Checkout Sekarang, Pay Later: Bukan Sekadar Urusan Pinjol, Tapi Misi Mata-Mata Penuh Komedi
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Ivar Jenner Gabung Dewa United! Sudah Terbang ke Indonesia
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
Terkini
-
5 Rekomendasi Sepeda Kalcer 2026 yang Bikin Kamu Stylish di Jalan, Lengkap dengan Harganya
-
4 Rekomendasi Destinasi Wisata di Babakanmadang Bogor, Pas Buat Healing dan Bikin Hati Adem
-
Pengguna BRImo Naik 18,9 Persen, BRI Percepat Transformasi Digital
-
Lepas Kepergian Eyang Meri Hoegeng di Bogor, Ahok: Bangsa Ini Tak Akan Kehabisan Orang Jujur
-
Ahok Berduka Dampingi Eyang Meri Hoegeng Berpulang, Kenang Pesan Jujur dan Berani demi Kebenaran