SuaraBogor.id - Seorang guru mengeluhkan sakit dan lumpuh usai divaksinasi Covid-19. Wakil Bupati Garut Helmi Budiman menjelaskan kronologinya.
"Sekarang masih dirawat di RSUD dr Slamet, sudah dilakukan pemeriksaan CT Scan, mudah-mudahan besok (Kamis) sudah ada hasilnya," katanya dilansir laman Ayobandung, Kamis (18/3/2021).
Menurut dia, efek setelah mendapatkan vaksinasi Covid-19 memang ada dan setiap orang berbeda-beda menunjukkan gejalanya, ada yang mual, maupun pusing.
Jika penerima vaksin mengeluhkan sakit, dia menambahkan, segera melaporkan ke puskesmas terdekat untuk selanjutnya tim kesehatan dari pemerintahan akan menindaklanjutinya dengan cepat dan tepat.
"Ketika mendapatkan gejala lain, atau terasa beda segera melaporkannya ke puskesmas," ujar Helmi.
Hingga kini, Wabup belum dapat menyampaikan penyebabnya karena butuh pemeriksaan lebih lanjut yang dilakukan oleh tim khusus dari Komda Kipi Jabar.
Tim medis di Garut, lanjut dia, telah melakukan pemeriksaan lebih lanjut dengan memeriksa semua kondisi kesehatannya agar dapat diketahui faktor apa saja yang menjadi penyebab pasien tersebut sakit.
"Alhamdulillah setelah dilakukan perawatan, langsung oleh spesialis syaraf, dari awal sampai sekarang ditangani, sudah ada perbaikan, sudah bisa bicara, tidak mengeluh sakit," pungkasnya.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk menelusuri kejadian ikutan pascaimunisasi (Kipi), setelah vaksinasi Covid-19 terhadap seorang guru yang saat ini masih dirawat di RSUD dr Slamet Garut.
Baca Juga: Lippo Malls Indonesia Dukung Pemerintah Realisasikan 1 Juta Vaksinasi
Berita Terkait
-
Guru di Garut Dirawat di RS Usai Disuntik Vaksin Covid-19
-
Agar Mencapai Herd Immunity Lebih Cepat, Anak-Anak Perlu Divaksin Covid-19
-
Ketua IDI Bandar Lampung: Fokus Vaksinasi Baru Buat Kebijakan Mudik
-
Bolehkan Vaksinasi saat Puasa Ramadan, MUI Tangsel: Asal Disuntik ke Otot
-
Hari Ini dan Besok, Kemenkes Vaksin Tahap Pertama 1.057 Pegawai KPU
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Jalan Trase Batutulis Bogor Kini Beroperasi Penuh 24 Jam
-
Penuhi Panggilan KPK, Jaro Ade Diperiksa soal Kasus Upah Pungut di Bogor
-
Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video
-
Bupati Bogor Sulap Horison Sayaga Jadi Destinasi Rekreasi
-
BRI Raih Empat Penghargaan di Top 20 Financial Institutions Award 2026