SuaraBogor.id - Viral seorang ustadz ceramah maki-maki hingga teriak-teriak di media sosial. Netizen menyebut aksi si ustadz mirip Habib Rizieq Shihab.
Aksi ceramah ustadz itu dibagikan akun Twitter @Pencerah__. Lalu dibagikan pula oleh Ferdinand Hutahaean, mantan politikus Partai Demokrat.
Ferdinand menyinggung bahwa orang 'Taliban' model seperti itu tidak boleh diundang untuk berceramah ke Indonesia.
"Jangan sampai taliban-taliban diundang ceramah ke Indonesia model begini," tulisnya di akun Twitter @FerdinandHaean3.
Sang penyebar pertama menyebut jika ustadz itu asal Pakistan. Dalam video tersebut, laki-laki tersebut nampak berceramah dengan nada tinggi dan berapi-api. Ia bahkan terlihat sesekali memukul kursi kayu yang ia duduki.
Di akhir video, akhirnya dudukan kursi yang ia tempati runtuh sehingga ia terperosok.
Pemilik akun tersebut mengatakan bahwa gaya ceramah laki-laki dalam video mengingatkannya pada gaya ceramah Habib Rizieq Shihab, pendiri Front Pembela Islam (FPI) yang kini telah dibubarkan.
"Liat ustadz asal Pakistan ini memberi ceramah persis liat mantan Imam Besar FPI, Rizieq Shihab," tulisnya.
"Ceramahnya teriak-teriak gak jelas dan memaki orang lain, lalu disambut takbir oleh para pengikutnya," lanjutnya.
Baca Juga: Habib Rizieq Terancam Kena Kasus Baru Gara-gara Aksi Munarman
Sementara itu, warganet lain menyoroti bahwa penceramah tersebut mendapat ganjaran dengan jebolnya kursi yang ia duduki.
"Sudah langsung kena tegur, dengan jebolnya kursi yang diduduki," komentar @syahirularif.
"Tuhan tidak suka, bahkan kursinya juga ga suka," balas @Bangheri_.
Selain itu, ada pula yang setuju bahwa gaya cermah orang tersebut memang sama denhan Rizieq Shihab.
Ia menyindir bahwa gaya keduanya seperti orang kerasukan.
"Hehehe. Percissss, sama-sama kerasukan," tulis @bejokdi.
Berita Terkait
-
Jubir Buka Peluang JK Dialog soal Laporan Dugaan Penistaan Agama
-
Jubir Jusuf Kalla Respons Laporan Polisi Terkait Dugaan Penistaan Agama saat Ceramah di UGM
-
Habib Rizieq Shihab: Umat Islam Sunni dan Syiah Harus Bersatu Lawan AS-Israel
-
Sholat Ied atau Khutbah Dulu? Ini Hukum jika Tidak Mendengarkan Ceramah
-
Dasco dan Habib Rizieq Bertemu di Petamburan, Titip Pesan Ini untuk Presiden Prabowo
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Sentul City Jadi Basis Penipuan Daring, 13 WNA Jepang Diusir dari Indonesia
-
Bogor Diguyur Hujan Lebat, Bendung Katulampa Masih Aman di Level Siaga 4
-
Publik Tuntut Transparansi Terkait Karut Marut Pengadaan Sarana Pendidikan
-
Penduduk Terbanyak se-Indonesia, Kabupaten Bogor Bakal Punya 1.000 Satuan Pelayanan Gizi
-
Viral Menu Buruk Makan Gratis, Kepala Badan Gizi: Itu Hanya Sebagian Kecil dari 25 Ribu Titik