SuaraBogor.id - Gudang penampungan tawas milik PT Sinerga yang berlokasi Kampung Bedeng Sari, Desa Hergamanah, Kecamatan Sukaluyu, Kabupaten Cianjur di dilalap si jago merah, Selasa (23/3/2021).
Gudang penampungan tawas terbakar ini, diduga akibat kelalaian pegawai las yang sedang memperbaiki atap gudang. Tanpa diketahui kronologis pastinya, api tiba-tiba sudah menyambar material yang mudah terbakar.
Lalu api dengan cepat menyebar ke arah penyimpanan bahan kimia dan bahan material lainnya yang juga mudah terbakar. Tak ayal, para pegawai pun berlarian ke luar gudang.
Satu unit mobil pemadam kebakaran kemudian datang untuk memadamkan kebakaran, beberapa waktu setelahnya. Namun, karena banyaknya material mudah terbakar dan adanya bahan kimia, petugas sempat kesulitan memadamkan si jago merah.
Asep (38), warga di yang tinggal di lokasi kejadian, mengaku tidak tahu awalnya ada kebakaran. Hanya saja para tetangga pada berteriak perihal adanya api dari gudang penampungan tawas.
“Api begitu besar dan berasap hitam, saya lihat petugas cukup kesulitan memadamkan api,” kata Asep, dilansir dari Ayobandung.com -jaringan Suara.com, Selasa (23/3/2021).
Kapolsek Sukaluyu, AKP Anaga Budiharso, dalam keterangannya membenarkan adanya kebakaran di gudang penampungan dan pembuatan tawas. Cukup beruntung karena tidak ada korban jiwa dari peristiwa ini.
“Kebakar semua, tidak ada korban jiwa, tapi kerugian material sekitar mencapai ratusan juta rupiah,” ungkap AKP Anaga Budiharso.
Mengenai penyebab kebakaran, Anaga mengungkapkan, berdasarkan keterangan dari saksi pada saat kebakaran, ada kemungkinan api berasal dari percikan las karbit yang menyambar bahan pembuat tawas.
Baca Juga: DPR Pertanyakan Tambahan Anggaran Penanganan Karhutla Rp1,084 T
“Tapi masih kami dalami penyebabnya,” tandasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Penyebab Kebakaran SPBE Cimuning Masih Diselidiki, Kebocoran Gas-Dugaan Percikan Motor Terungkap!
-
Kesaksian Karyawan SPBE Cimuning: Sebelum Kebakaran, Gas Bocor Sejak Sore
-
Penampakan Puing Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi, 14 Bangunan Hancur dan Hangus Dilalap Api
-
Update Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi: 17 Orang Luka-luka, Satu Kritis dengan Luka Bakar Serius
-
Lokasi SPBE Cimuning Dekat Pemukiman Warga Jadi Sorotan, Wawako Bekasi: Ini Pelajaran Mahal
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
Desa BRILiaN Sausu Tambu Dorong Ekonomi Pesisir, Raih Pengakuan di Tingkat Nasional
-
DPRD Bogor Soroti LKPJ 2025, Bentuk 3 Pansus untuk Perkuat Pengawasan dan Aset
-
Bupati Bogor: Tidak Ada Ruang Bagi Narkoba, Sikat Hingga ke Akar!
-
Bersih-Bersih Internal, Pemkab Bogor Gandeng BNN Gelar Tes Urine Mendadak di Kantor Dinas
-
BRI Borong Penghargaan Domestik Dealer Utama SBN Terbaik 2025