SuaraBogor.id - Gedung DPRD Kota Bogor, Jawa Barat pada Rabu (7/4/2021) pagi tadi dipenuhi dengan narkoba hingga senjata tajam (Sajam).
Penampakan tak biasa itu terjadi di gedung wakil rakyat Kota Bogor yang terletak di Tanah Sareal tersebut.
Pantauan wartawan, di gedung DPRD Kota Bogor dipenuhi narkoba, senjata tajam, knalpot bising yang juga tertumpuk rapih di dalam mobil box yang terparkir tepat di pintu masuk utama Gedung DPRD Kota Bogor.
Puluhan stand dari masing-masing satuan yang ada di Polresta Bogor Kota berdiri tegap, mulai dari pintu utama, hingga di seluruh penjuru lantai 1 Gedung DPRD Kota Bogor.
Di stand Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim), ratusan sajam bekas pelaku tindak kejahatan dipajang. Mulai dari ukuran kecil hingga besar. Mulai dari clurit hingga samurai.
Hal serupa juga terjadi di stand Satuan Narkoba. Ratusan paket narkoba hasil sitaan petugas juga dipajang di sana. Mulai dari miras, tembakau sintetis, sabu, ganja dan jenis narkotika lainnya.
Selain stand satuan, 6 Polsek yang berada di bawah naungan Polresta Bogor Kota, juga ikut mendirikan stand di Lantai 1 Gedung DPRD Kota Bogor.
Selain memamerkan hasil operasinya, jajaran Polresta Bogor Kota bersama Polsek, juga memamerkan alutsista yang kerapkali digunakan petugas saat menggelar oprasi.
Mulai dari senjata api hand gun, senjata laras panjang hingga alutsista pendukung lainnya. Seperti alat tes urine, alat tes narkoba, ranjau paku hingga rompi anti peluru.
Baca Juga: Polres Labuhanbatu Rebus 1 Kg Sabu
Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian ekspos kinerja Polresta Bogor Kota, dalam kurun waktu 100 hari.
"Ini adalah rangkaian laporan kinerja kami kepada DPRD Kota Bogor, selama kurun waktu sekitar 100 hari kerja kami," katanya, dalam sambutan eksposnya.
Susatyo juga mengaku, akan terus berusaha memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat Kota Bogor. Baik dari ancaman tindak kejahatan, maupun dari peredaran narkoba di tengah masyarakat.
"Intinya kami akan terus berusaha semaksimal mungkin untuk memberikan rasa aman dan melindungi masyarakat Kota Bogor dari berbagai ancaman," tutupnya.
Berita Terkait
-
Menelusuri Lorong Gelap Tramadol di Bogor: Dari Hubungan Teman ke Teman Hingga Akun Medsos Private
-
Yayasan Harapan Ibu: Temuan Ratusan Senjata di Sekolah Murni Urusan Hukum, Bukan Konflik Internal
-
Kapal Berbendera Tanzania Disergap di Laut Kepri, Berisi 1,3 Ton Narkoba Siap Edar
-
Cuma 40 Meter dari Ruang Kelas, Bunker Sekolah Simpan Ratusan Senjata hingga Narkoba
-
Warga Geram Tramadol Dijual Terang-terangan di Tanah Abang: 'Kayak Jual Kacang'
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Harga Sepeda Lipat Entry Level Terbaik Berapa? Ini 5 Rekomendasinya di Tahun 2026
- 3 HP Infinix Murah dengan Fast Charging 33W, Mulai Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Rumor Jadi Kutu Loncat ke PSI, Ini Respon Menohok Dedi Mulyadi
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
Terkini
-
Kecelakaan Depan Alfamart Ciheuleut Bogor, Mobil Seruduk Kios hingga Papan Reklame
-
Mampu Tampung 700 Sapi, Pasar Hewan Jonggol Diperkuat untuk Peternak Bogor
-
Jurus Rudy Susmanto Tekan Pengangguran Bogor: Gandeng SKPD, Cetak Ribuan Wirausaha Baru
-
Kisah Duka Nek Kurniati Tutup Usia Saat Ambil Beras Bantuan di Bogor
-
Kisah Haru PMI di Taiwan, BRI Wujudkan Pertemuan Yuni dengan Sang Ibu Setelah Satu Dekade