Nah, di acara kedua. Munarman jujur mengaku bahwa di sana ia hadir di acara pembaiatan jaringan teroris ISIS. Namun, katanya ia awalnya sama sekali tak tahu akan ada agenda pembaiatan.
"Saya tidak tahu karena saya yang diundang di Kota Makassar, karena materi saya begitu, saya ditawari, karena tiket saya besoknya baru pulang," ucapnya.
"Itu pun siangnya mereka menawarkan, besok masih ada lagi katanya. Ikutlah saya di situ. Saya kira itu sama, enggak taunya ada itu. Saya tidak tahu bagaimana, orang tidak tahu," sambung Munarman.
Setelah menjelaskan hal tersebut, Munarman pun "mengamuk" karena naik pitam ditanyai oleh Najwa Shihab.
"Apakah Anda pernah menyampaikan ini ke polisi atau sempat dipanggil, tidak?" tanya Najwa.
"Loh, perbuatan saya diundang itu apakah perbuatan pidana? Kenapa saya harus klarifikasi?" jawab Munarman nyolot dengan nada marah.
Lantaran pertanyaannya tidak dijawab oleh Munarman, Najwa Shihab pun kembali mengulang, "Apakah sempat ada (polisi) yang memanggil?"
"Pertanyaan saya, apakah itu kejahatan? Menceritakan dalam seminar tentang strategi counter terrorism," Munarman dengan kukuh bertanya balik, masih dengan nada tinggi
Mendapat perlakuan seperti itu, Najwa Shihab pun tampak kebingungan selama sesaat.
Baca Juga: Munas PKB, Jokowi Ungkit Aksi Bomber di Makassar dan Teroris di Mabes Polri
"Bang Munarman, saya bukan polisi. Saya mengundang Anda untuk bertanya pengalaman Anda, apakah Anda pernah dipanggil, pertanyaan saya hanya itu."
Namun, Munarman masih kukuh tak menjawab pertanyaan sederhana Najwa Shihab tersebut dan justru kembali mengulang perkataan sebelumnya.
"Makanya saya jawab, apakah itu kejahatan," ucap Munarman sekali lagi.
Najwa Shihab yang terlihat lelah dengan perilaku Munarman berusaha mendesak sekali lagi.
"Pernah atau tidak? Anda tidak mau menjawab berarti memang belum pernah dipanggil?"
Nah, mendengar itu, Munarman pun akhirnya lepas kendali. Ia mengamuk dan menuding Najwa Shihab.
Tag
Berita Terkait
-
Siswa Sekolah Rakyat Makassar Borong Medali di Tiga Ajang Bergengsi
-
Sosok Abdul Ballout, Penabrak Kerumunan Orang di Parade Gay Pride di Berlin
-
Tampang Abdul Ballout Pelaku Serangan Berdarah di Berlin Terafiliasi dengan ISIS
-
Harris Arthur Hedar Wakaf Rumah Tahfiz, Teruskan Perjuangan Syekh Yusuf
-
Cara Beli Tiket Latihan Pestapora Makassar di BRImo, Nikmati Promo Cashback hingga Lucky Toss
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Jaga Warisan Perjuangan, Bupati Bogor Lakukan Revitalisasi Total Cagar Budaya SDN Cileungsi 02
-
Sengketa Tanah PN Kota Bogor Memanas, Tergugat Beberkan Bukti Jual Beli 1992-1994
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Bupati Bogor Tebar Bendera Merah Putih Hingga ke Pelosok Desa
-
Nekat Jual Tramadol Tanpa Izin di Bogor? Siap-siap Dipenjara 12 Tahun dan Denda Rp5 Miliar