SuaraBogor.id - Bagi masyarakat Kota Bogor yang akan membayar zakat fitrah pada ramadan tahun ini, akan berbeda dengan tahun sebelumnya. Hal itu disampaikan oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Bogor.
Wakil Kepala Bidang Pengumpulan Baznas Kota Bogor Rusli Saimun mengatakan, besaran zakat fitrah pada tahun ini secara umum hampir sama dengan tahun kemarin. Namun, ada perbedaan, untuk pembayarannya menggunakan sistem drive thru.
Mengingat harga beras yang menjadi acuan perhitungan zakat fitrah, tidak mengalami kenaikan harga yang signifikan dari beberapa waktu kebelakang.
Berdasarkan hasil rapat dewan syari'ah dengan komisioner Baznas Kota Bogor, berdasarkan hasil survei pihaknya, harga beras yang dikonsumsi masyarakat Kota Bogor, berkisar mulai dari Rp 12 ribu perkilogram hingga Rp 15 ribu perkilogram.
Baca Juga: Ternyata Ini Penyebab Wanita di Bogor Dibakar Mantan Suaminya
"Dari situ kami ambil harga tengah-tengahnya. Makannya untuk besaran zakat fitrah tahun ini di angka Rp35 ribu untuk setiap masyarakat," katanya, dilansir dari Ayobogor.com -jaringan Suara.com, Kamis (8/4/2021).
Selain membayar dengan uang tunai, masyarakat juga bisa mengganti zakat fitrah dengan beras sebanyak 2,5 kilogram.
Dalam mekanisme pembayaran zakat, Rusli menerangkan protokol kesehatan (Prokes) akan diterapkan secara ketat, guna menghindari terjadinya penularan Covid-19.
Bahkan dalam ijab qabul pembayaran zakat fitrah, amil zakat dan masyarakat diwajibkan menggunakan sarung tangan latex.
"Kita terapkan prokes yang ketat, diimbau kepada setiap unit pengumpul zakat (UPZ) masjid atau lembaga zakat agar betul-betul safety healthy penerapan 5 M, untuk menghindari hal yang tidak kita inginkan," ungkapnya.
Untuk memaksimalkan pengumpulan zakat fitrah pada tahun ini, pihaknya bakal melakukan sistem Drive Thru.
Baca Juga: Viral, Jajan di Puncak Bogor Bikin Jatuh Miskin, Harganya Mahal Banget
Nantinya, Baznas Kota Bogor bakal mendirikan posko-posko khusus pengumpulan zakat di sejumlah wilayah Kota Bogor.
Berita Terkait
-
Kebun Raya Bogor Jadi Magnet Libur Lebaran: Pengunjung Membludak, Fasilitas Ditingkatkan!
-
Jalur Puncak Hari Ini: Pemudik Balik Campur Wisatawan, Macet Tak Terhindarkan?
-
Hari Ini, Contraflow Diberlakukan di Tol Jagorawi Arah Puncak
-
Wajib Coba! Bakso Seuseupan, Ikon Kuliner Lebaran Bogor Sejak 1984
-
Kronologi Kades Klapanunggal Minta Jatah Rp165 juta ke Perusahaan Berkedok THR
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
Terkini
-
Atalia Praratya Ungkap Isi Hati Soal Isu Perselingkuhan Ridwan Kamil
-
Neraka Macet di Puncak Bogor, Jalur Alternatif Cibalok Bikin Wisatawan Sengsara
-
Kecelakaan Maut di Bandung, Suami, Istri dan Keponakan Asal Depok Tewas di Jalur Kamojang
-
Antisipasi Letusan Freatik, Pendakian Gunung Gede Diperpanjang Penutupannya
-
Stasiun Bogor dan Alun-Alun Kota, Potret Kesemrawutan yang Tak Kunjung Usai