SuaraBogor.id - Ketua umum DPP Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengibaratkan kisruh yang terjadi di internal Demokrat ibarat sebuah sinetron.
AHY sendiri mengatakan bahwa pihaknya akan menang di akhir kisruh, dengan Partai Demokrat kubu Moeldoko.
Awalnya, AHY mengatakan bahwa pihaknya tidak gentar atas gugatan yang telah dilayangkan kubu Moeldoko ke pengadilan.
"Kalau negara masih tetap menegakkan hukum dengan adil, sebenar-benarnya dan seadil-adilnya, kami tidak punya keraguan sedikitpun, itulah saya sampaikan kami tidak gentar," ujarnya, dilansir dari Terkini.id -jaringan Suara.com, Jumat (9/4/2021).
AHY menyatakan bahwa KLB Deli Serdang tidak memenuhi syarat menghadirkan 2/3 Ketua DPD dan 1/2 DPC.
Terkait hal itu, AHY siap menghadirkan Ketua DPD dan DPC yang diklaim kubu Moeldoko telah menyetujui hadir di Kongres Luar Biasa (KLB) Deli Serdang.
Ia mengungkap bahwa pihak-pihak yang disebut kubu Moeldoko tersebut marah karena nama mereka telah dicatut.
"Kalau dibilang ada enggak orang 2/3 DPD terbang ke Deli Serdang, tidak ada. 1/2 jumlah Ketua DPC yang terbang ke sana tidak ada," kata AHY.
"Orangnya bisa dicek dan mereka semua siap karena mereka semua marah dan tidak terima. Siap untuk bersaksi di forum apapun di tingkatan apapun bahwa tidak pernah ada yang mendatangi KLB Deli Serdang," tambahnya.
Baca Juga: Viral, Tengku Zulkarnain Ceramah Sebut Batik Tak Bagus Untuk Salat
Meski tak gentar dan optimis, AHY juga berharap bahwa putusan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) yang menolak hasil KLB Deli Serdang tidak dijadikan seperti mainan.
Dalam artian, sebelumnya telah ditolak secara resmi namun nantinya malah diterima. AHY pun berharap bahwa akhir semua kisruh ini adalah kemenangan dari pihaknya.
Ibarat sinetron, jagoan yang akan menang sementara penjahat akan tewas. Dalam kasus ini, kubu Moeldoko diharapkan tewas secara politik.
"Menarik dan mudah-mudahan endingnya itu kalau dalam sebuah sinetron, mudah-mudahan jagoannya menanglah, yang jahat tewas harusnya, secara politik," tandas AHY.
Berita Terkait
-
Aira Yudhoyono Tembus UI Jalur Prestasi, Annisa Pohan Bongkar Perjuangan Sang Putri
-
Gandeng BUMN, Peruri Lepas 13 Bus Mudik Gratis Menuju Semarang, Yogya, hingga Solo
-
Whoosh ke Surabaya: Ambisi Melaju Kilat di Atas Tumpukan Utang Negara
-
Sebelum Targetkan Rute Kereta Cepat Jakarta-Surabaya, Pemerintah Prioritaskan Bereskan Satu Hal Ini
-
Mayoritas Pemudik Pakai Mobil Pribadi, Bagaimana Kesiapan Ruas Jalan Tol dan Non Tol?
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Lelah Arus Mudik? Ini 5 Destinasi Alam di Bogor untuk Self-Healing Bareng Keluarga
-
Waspada Macet Total! Senin Besok Diprediksi Puncak Arus Balik di Jalur Puncak-Cianjur
-
Mobil Hangus Terbakar di Perumahan Kota Bunga Cipanas, Api Diduga dari Gardu Listrik
-
Tragedi Mandi Bersama Keluarga, Muhamad Arya Saputra Ditemukan Meninggal Dunia di Sungai Cileungsi
-
H+1 Lebaran, 9,4 Juta Orang Serbu Commuter Line: Stasiun Bogor Jadi Titik Terpadat