SuaraBogor.id - Hujan deras disertai angin kencang yang terjadi di wilayah Kabupaten Bogor, Jawa barat pada Minggu (11/4/2021) kemarin, menyebabkan terjadinya bencana alam.
Bencana alam yang terjadi di Bogor itu seperti pohon tumbang, longsor dan angin kencang.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor Yani Hasan mengatakan, setidaknya ada tujuh bencana alam yang terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Bogor, akibat hujan deras dan angin kencang yang menerjang Kabupaten Bogor, Minggu (11/4/2021) kemarin.
"Dari tujuh bencana alam yang terjadi akibat hujan deras kemarin, ada enam wilayah kita yang dilanda angin kencang, sementara satu lainnya bencana longsor," katanya, Senin (12/4/2021).
Tujuh bencana tersebut terjadi di enam kecamatan berbeda. Yakni, Kecamatan Cigombong, Megamendung, Cisarua, Caringin, Nanggung dan dua bencana alam terjadi di Kecamatan Tamansari.
"Akibat bencana itu, ada 28 kepala keluarga (KK) yang terdiri dari 131 jiwa warga Kabupaten Bogor yang terdampak. Dan ada 22 rumah warga yang terdampak. Alhamdulillah dari tujuh bencana ini tidak ada korban jiwa," imbuhnya.
Berikut rekapitulasi bencana yang terjadi di Kabupaten Bogor pada Minggu (11/4/2021) kemarin.
Jenis bencana: Longsor
Desa: Sukagalih Kecamatan: Megamendung Dampak: 2 unit rumah rusak dan 30 warga mengungsi
Baca Juga: Layanan Perumda Tirta Pakuan Harus 100%, DPRD akan Terbitkan Perda
Jenis bencana: Angin kencang
Desa: Kalong Liud Kecamatan: Nanggung Dampak: 1 unit rumah rusak dan 5 warga mengungsi
Jenis bencana: Angin kencang
Desa: Pasir Eurih Kecamatan: Tamansari Dampak: Akses jalan warga tertutup
Jenis bencana: Angin kencang
Desa: Pasir Buncir Kecamatan: Caringin Dampak: 1 unit rumah rusak dan 3 warga mengungsi
Berita Terkait
-
Mengenal Gajah Juanda, Saat Trotoar Bogor Menjadi Arena 'Skakmat' di Tengah Deru Kota
-
Awas Wajah Rusak! Bareskrim Bongkar 'Pabrik' Skincare Bermerkuri di Bogor, Dijual Murah Rp35 Ribu
-
Minta KAI Percantik, Menhub: Bogor Stasiunnya Pada Jelek
-
Tabung Gas Bocor, Sebuah Lapangan Padel Meledak di Kabupaten Bogor
-
Hari Kedua Pencarian, Korban Longsor Sumedang Ditemukan Meninggal Dunia
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
Terkini
-
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor Kawal Kasus Pungli Kemenag: Harus Transparan
-
Setelah UI Kini IPB, Skandal 'Grup Chat' Mahasiswa Bongkar Dugaan Predator Seksual di Kampus
-
Sentul City Jadi Basis Penipuan Daring, 13 WNA Jepang Diusir dari Indonesia
-
Bogor Diguyur Hujan Lebat, Bendung Katulampa Masih Aman di Level Siaga 4
-
Publik Tuntut Transparansi Terkait Karut Marut Pengadaan Sarana Pendidikan