SuaraBogor.id - Sebanyak 34 narapidana khsus terorisme yang berada di Lapas Kelas II A Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat berikrar setia terhadap NKRI.
Para narapidana teroris di Lapas Gunung Sindur itu berikrar setia NKRI. merupakan kegiatan yang menjadi salah satu rangkaian dari proses untuk bebasnya narapidana teroris.
Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkuham) Jawa Barat Sudjonggo mengatakan, kegiatan tersebut juga sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 31 Tahun 1999 tentang pembinaan dan pembimbingan warga binaan pemasyarakatan.
Juga Peraturan Pemerintah Nomor 99 Tahun 2012 tentang syarat dan tata cara pelaksanaan hak warga binaan pemasyarakatan dan peraturan menteri hukum dan hak asasi manusia RI Nomor 3 Tahun 2018 tentang syarat dan tata cara pemberian remisi, asimilasi.
"Dari total 56 narapidana teroris yang ada di Lapas Kelas II A Gunungsindur, ada 34 yang menyatakan ikrar setia NKRI. Tentunya ini menjadi awal bagi ke 34 narapidana ini untuk kembali berbaur dengan masyarakat," katanya, dilansir dari Ayobogor.com -jaringan Suara.com, Kamis (15/4/2021).
Secara umum, dari 34 narapidana teroris yang berada di Lapas Kelas II A Gunungsindur, hampir sebagian besar pernah menjadi anggota JAD (Jamaah Ansharut Daulah), maupun yang pernah berafiliasi dengan ISIS menyatakan ikrar setia kepada NKRI.
"Rata-rata mereka yang kita tahan di sini merupakan jaringan JAD. Bahkan jaringan JAD ini hampir ada di sejumlah kota-kota besar di Indonesia. Rata-rata mereka yang di sini menjalani masa hukuman mulai dari 2 tahun hingga 5 tahun," ujarnya.
Kepala Lapas Kelas II A Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Damari mengatakan, selain membacakan ikrar setia kepada NKRI, para narapidana juga diharuskan memberikan hormat kepada bendera merah putih, seraya menyanyikan lagu Indonesia raya.
"Setelah membaca ikrar, para napi teroris membubuhkan tanda tangan pada naskah bermaterai. Jadi 34 orang itu semuanya menghormat dan mencium bendera, dan tanda tangan dokumen satu-satu. Untuk pengucapan ikrar, satu orang membacakan dengan disumpah oleh dari Kemenag dan yang 33l4 mengikuti," tutupnya.
Baca Juga: Napi Terorisme Ucapkan Ikrar Setia NKRI di Hadapan Al Quran
Tag
Berita Terkait
-
Dibuka Satria Muda vs Bogor Hornbills, Ini Jadwal Semifinal IBL 2026
-
Narapidana Kuliah dari Balik Jeruji, Hak Pendidikan atau Privilege?
-
Puluhan Rumah di Bogor Terdampak Kebocoran Bahan Baku Semen seperti 'Hujan Abu'
-
Bogor-Depok Darurat Tramadol, KPAI: Masa Depan Anak-anak Terancam
-
Renovasi Stadion Pakansari Dikebut Jelang Piala AFF 2026
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
Pilihan
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
Terkini
-
Libur Panjang Akhir Mei, Okupansi Hotel di Puncak - Cipanas Tembus 70 Persen
-
Melayat ke Cikeas, Jenderal Maruli Kenang Ryamizard Ryacudu Sebagai Guru Terbaik
-
ASN Depok Dilarang Live Medsos Selama Jam Kerja, Melanggar Bisa Kena Sanksi Disiplin
-
Rayakan HJB ke-544, Bupati Rudy Susmanto Resmi Buka Kabogorfest 2026 di Pakansari
-
Meriahkan HJB ke-544, Pemkab Bogor Resmikan JPO Skywalk dalam Acara Car Free Night