SuaraBogor.id - Bossman Mardigu berkhayal jika jadi presiden. Jika Bossman Mardigu jadi presiden akan hapus Kementerian Sosial. Sehingga effeknya akan menghilangkan korupsi Bansos COVID-19.
Pria bernama asli Mardigu Wowiek itu ikut meramaikan opini soal Pemilihan Presiden yang bakal dilaksanakan 2024 mendatang.
Mardigu pun membuat sebuah postingan yang mengandaikan dirinya bakal jadi Presiden Republik Indonesia. Melalui postingan di akun jejaring media sosial Instagram pribadinya @mardiguwp, dia mengunggah sebuah video TikTok dari akun TikTok miliknya @mardigu_WP.
Kemudian dalam captionnya dia menulis, kalau saja dia jadi presiden maka akan melakukan cara sontoloyo yang tak disangka-sangka.
“Ya gini cara sontoloyo yang no box,” tulis Mardigu dalam captionnya, dikutip Hops pada Selasa (20/4/2021).
Kemudian dia menjelaskan sejumlah kebijakan yang bakal dilaksanakan kalau Mardigu jadi presiden, di antaranya menghapus Bank Indonesia (BI) dan menggantikannya dengan Dirjen khusus moneter di Kementerian Keuangan.
“Jika Sontoloyo jadi Presiden, Bank Indonesia (BI) hilang jadi Dirjen Meneter di Menkeu,” kata Mardigu.
Ada pula keinginannya untuk mencetak uang elektronik bernama e-rupiah yang ditujukan agar pembiayaan UKM lebih produktif.
“Habis itu cetak e-Rupiah buat pembiayaan UKM produktif,” tutur Mardigu.
Baca Juga: Sidang Perdana Korupsi Bansos Eks Mensos Juliari Digelar Lusa
Pria yang akrab dipanggil Bossman ini juga mengklaim, dengan demikian Indonesia bisa lebih maju.
“Pasti Indonesia Menang,” ungkapnya.
Selain itu, pada postingan selanjutnya Mardigu Bossman kembali mengunggah konten serupa yang mengadaikan dirinya jadi Presiden.
“Belum apa-apa udah kemana-mana nih idenya sontoloyo, ada yang sepakat?,” ujar Mardigu dalam captionnya.
Pada video yang diunggah terlihat foto dia yang mengenakan jas dan peci, layaknya seorang presiden.
Mardigu pun menambahkan kalimat, “Jika Sontoloyo jadi Presiden”.
Tag
Berita Terkait
-
KPK Cecar Pejabat Bulog, Dalami Pembentukan Harga Beras dalam Kasus Korupsi Bansos
-
Dipanggil KPK soal Kasus Bansos Beras, Rudy Tanoe Minta Pemeriksaan Diundur
-
Mangkir dari Pemeriksaan Kasus Bansos Beras PKH, KPK Minta Rudi Tanoe Kooperatif
-
Bansos Beras Tak Sampai Titik Akhir, KPK Bongkar Borok Distribusi yang Diduga Tak Sesuai Kontrak
-
Bank BJB Sahkan Pembatalan Komisaris Mardigu Wowiek dan Helmy Yahya
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
Lima Tahun Holding Ultra Mikro, UMKM Makin Naik Kelas
-
Tati Purwanti Buktikan Mantan PMI Bisa Sukses, Bubur Cirebon Kini Hadir di Taipei
-
Kecelakaan Tunggal Cileungsi-Jonggol, Penumpang Bak Pikap Tewas Usai Tabrak Tiang Listrik
-
Sentul City Serahkan 423 Sertifikat Tanah PSU ke Pemkab Bogor
-
Dipicu Angin Kencang, Titik Api Baru Kembali Membakar TPA Galuga Bogor