SuaraBogor.id - Tersangka kasus penistaan agama yakni Jozeph Paul Zhang bersyukur tak lagi menetap di Indonesia. Kekinian, pria yang ngaku sebagai nabi itu sindir eks ormas Front Pembela Islam (FPI).
Pihak kepolisian mengungkap data dimana menurut dokumen Kantor Imigrasi Kelas I Soekarno Hatta dalam Travel document no B6622531, Jozeph Paul Zhang, tidak lagi berada di Indonesia.
Jozeph Paul Zhang dikabarkan telah bertolak ke Hongkong sejak tanggal 11 Januari 2018. Hingga kini, beredar kabar bahwa dirinya sedang berada di Jerman.
Perihal domisilinya sekarang, dalam sebuah video YouTube miliknya, Jozeph cukup mensyukuri jika dirinya tak sedang di Indonesia.
Menurutnya, jika kini dia menjadi buronan dan tinggal di Indonesia, maka pihak berwajib seperti intel akan mengintainya.
Lebih parah lagi, kata Jozeph, ormas-ormas seperti Front Pembela Islam (FPI) akan menghukumnya dengan cara membakar rumahnya.
“Kalau saya di dalam (wilayah Indonesia) ngomong sudah diciduk," ujar Jozeph, dikutip dari Hops.id jaringan Suara.com, Kamis (22/4/2021).
Lebih lanjut, ia menyebu mengenai 'kebrutalan' FPI hingga bisa membakar rumahnya adalah sebuah fakta.
"Di depan sudah intel nongkrongin, FPI nongkrongin, bagus intel palingan dicokok gini saja," ujarnya
Baca Juga: Bareskrim Polri Akan Periksa Orang Terdekat Jozeph Paul Zhang
"Kalau FPI dibakar rumahnya, itu kan fakta teman-teman yang dicokok,” kata Jozeph menambahkan.
Sebagai informasi, Jozeph Paul Zhang diduga melakukan penistaan agama usai menyebut dirinya nabi ke-26 hingga menyebut bahwa Nabi Muhammad merupakan sosok yang cabul.
Ia juga tak segan meminta orang-orang agar melaporkan dirinya kepada polisi, bahkan ia hadiahkan uang tunai bagi yang berhasil.
"Yang bisa laporin gua ke polisi gua kasih uang. Yang bisa laporin gua ke polisi penistaan agama, nih gua nih, Nabi ke-26, Joseph Paul Zhang yang meluruskan kesesatan ajaran Nabi ke-25 dan kecabulannya yang Maha Cabulullah,” katanya.
Berita Terkait
-
FPI Wanti-Wanti Pemerintah Soal Siasat Uang Iuran Dewan Perdamaian Jadi Modal Invasi Gaza
-
FPI Ancam Polisikan Pandji Pragiwaksono Buntut Stand Up Komedi Mens Rea
-
Dianggap Menista Salat, Habib Rizieq Minta Netflix Hapus Konten Mens Rea
-
Viral Sekelompok Orang Diduga Berzikir di Candi Prambanan, Pengelola Buka Suara
-
Di Reuni 212, Muncul Usulan 2 Desember Jadi Hari Ukhuwah dan Libur Nasional
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
Terkini
-
Bupati Rudy Susmanto Turun Gunung Sidak Pergeseran Tanah dan Perangi Jual Beli Kapling Ilegal
-
Tutup Usia 100 Tahun, Istri Mantan Kapolri Jenderal Hoegeng Akan Dimakamkan di Tajurhalang Bogor
-
Program Klasterku Hidupku BRI Naikkelaskan Petani Buah Naga di Banyuwangi
-
Didampingi BRI, Petani Buah Naga Banyuwangi Tembus Pasar Lebih Luas
-
Berpulang di Usia Satu Abad, Eyang Meri Istri Jenderal Hoegeng Sosok Teladan Integritas