SuaraBogor.id - Seekor babi diduga babi ngepet atau babi jadi-jadian di Kelurahan Bedahan, Kecamatan Sawangan, Kota Depok, Jawa Barat akan dipotong siang ini.
Informasi itu didapat Suarabogor.id dari unggahan akun instagram @Infodepok_id. Dalam unggahannya, Babi ngepet di Depok akan dipotong.
Belum diketahui, apa yang menjadi dasar warga potong babi di Depok tersebut.
"Lapor min babi yang bikin heboh ditangkap di Bedahan, Sawangan dipotong siang ini ngga jadi sore hari. Dapat informasi babinya mau dikubur area sekitar situ," tulisnya, dikutip Suarabogor.id -jaringan Suara.com, Selasa (27/4/2021).
Sontak hal itu mengundang reaksi dari para netizen. Mereka mempertanyakan kenapa babi ngepet di Depok dipotong.
"Kenapa kagak ditabun min?," tanya akun @
rizkonyuuhuu.
"Ngapa dipotong," tanya lagi akun @arikrizwan.
Diberitakan sebelumnya, warga Kelurahan Bedahan, Kecamatan Sawangan, Kota Depok berhasil menangkap seekor babi hutan yang diduga babi ngepet atau babi jadi-jadian di wilayah tersebut.
Babi ngepet di Depok itu ditangkap warga Bedahan Sawangan pada Senin (26/4/2021) malam oleh 12 orang.
Baca Juga: Cara Tangkap Babi Ngepet di Sawangan Depok, 12 Warga Telanjang
Ketua RW04 Kelurahan Bedahan Abdul Rosad menjelaskan, penangkapan babi ngepet ini dilakukan oleh 12 orang. Di mana, mereka saat menangkap tidak menggunakan pakaian atau telanjang.
"Semalam proses penangkapannya oleh warga. Pas penangkapan babi warga telanjang," kata Abdul Rosad, Selasa (27/4/2021).
Ia menjelaskan, babi jadi-jadian di Depok ini memang sudah pernah ditangkap oleh warga Bedahan dan meresahkan warga. Prosesnya penangkapan babi ngepet itu dilakukan tidak menggunakan pakaian.
"Ya memang babi ini sudah lama. Dulu itu sebulan lalu sudah ditangkap. Penangkapan telanjang bulat lepas. Jelang beberapa minggu datang lagi, " kata dia.
Karena datang lagi kata dia, warga sepakat kembali menangkapnya. Proses penangkapan babi ngepet itu berawal dari ada dua orang berboncengan dan satu orang turun dengan menggunakan jubah hitam.
"Motornya sempat kita kejar. Mau kita kejar. Tapi kita mikir karena kita tidak berpakaian. Akhirnya, alhamdulillah babi ngepet meresahkan warga ditangkap, " kata dia.
Berita Terkait
-
Kasus Suap PN Depok, KPK Telusuri Riwayat Mutasi Dua Hakim Tersangka
-
Kasus Pelecehan Seksual di FH UI, BEM Tuntut Transparansi dan Sanksi Tegas
-
Sopir Taksi Online Cabul Ditangkap di Depok: Polisi Temukan Sabu, Kondom, hingga Obat Kuat!
-
Peringatan Dini BMKG: Hujan Lebat Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Ini
-
Eks Ketua PN Depok Ajukan Praperadilan, KPK Langsung Minta Penundaan Sidang Perdana
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
Terkini
-
Sentul City Jadi Basis Penipuan Daring, 13 WNA Jepang Diusir dari Indonesia
-
Bogor Diguyur Hujan Lebat, Bendung Katulampa Masih Aman di Level Siaga 4
-
Publik Tuntut Transparansi Terkait Karut Marut Pengadaan Sarana Pendidikan
-
Penduduk Terbanyak se-Indonesia, Kabupaten Bogor Bakal Punya 1.000 Satuan Pelayanan Gizi
-
Viral Menu Buruk Makan Gratis, Kepala Badan Gizi: Itu Hanya Sebagian Kecil dari 25 Ribu Titik