SuaraBogor.id - Seorang wanita sempat membuat geger dunia maya, usai pernyataannya yang menuduh bahwa tetangganya dicurigai sebagai babi ngepet, di Sawangan Depok, Jawa Barat.
Kekinian, wanita tuduh tetangga babi ngepet itu meminta maaf atas ucapannya dalam video yang dia unggah.
Diketahui, Wanita tersebut membuat klarifikasinya terkait video pernyataannya kaitan babi ngepet yang dinilai publik mengada-ada.
Sebelumnya, wanita ini mencurigai tetangganya yang menganggur tapi banyak uang. Ia pun menuding tetangganya itu babi ngepet.
Video klarifikasi dan permintaan maaf wanita itu dibagikan pengguna Instagram Ndorobeii, seperti dilihat pada Rabu 28 April 2021.
"Dalam melakukan permintaan maaf ibu tersebut didampingi ketua RW setempat," tulis Ndorobeii, dilansir dari Terkini.id jaringan Suara.com.
Dalam video itu, wanita tersebut menyampaikan permohonan maaf kepada warga setempat karena telah mengeluarkan pernyataan yang membuat heboh masyarakat sekitar di tempat tinggalnya.
"Buat masyarakat, saya di sini merantau, saya ngontrak. Nah, saya meminta maaf atas video saya. Saya benar-benar minta maaf," ucapnya.
Diketahui, penemuan babi yang membuat heboh warga di wilayah Kelurahan Bedahan, Kecamatan Sawangan, Depok akhirnya ditangkap warga.
Baca Juga: Jadwal Imsakiyah Depok Kamis 29 April 2021
Babi tersebut pun akhirnya dieksekusi dengan cara disembelih. Kasus ini menyedot perhatian publik lantaran babi tersebut dipercaya sebagai babi jadi-jadian alias babi ngepet.
Kapolsek Sawangan Ajun Komisaris Polisi Rio Mikael Tobing menegaskan, sampai saat ini fakta yang ditemukan pihaknya adalah hewan tersebut murni babi.
"Kalau terkait temuan babi kita bicara faktanya," ujarnya.
Berita Terkait
-
Viral Keributan Pecah di Stasiun Tebet, Awalnya Adu Mulut Penumpang di Gerbong Wanita
-
Heboh Trio Wanita Berjilbab Bentangkan Poster Isu Sawit Indonesia Dikirim ke Israel
-
Ketangkap Usai Bobol Minimarket: Pria di Depok Ngaku Habiskan 70 Bungkus Roko Sendiri
-
Bukan Cuma Kulit, Otot Wajah Kini Jadi Perhatian dalam Perawatan Anti-Aging Wanita Paruh Baya
-
Sisi Gelap Wanita Karier: Jebakan Beban Ganda di Balik Kemandirian Finansial
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Siap Sambut Pengunjung Mulai 2 November, Eiger Nature Wadahi Konservasi dan Pemberdayaan Warga Bogor
-
Dugaan Keracunan MBG di Dramaga, Dua SMP Terapkan PJJ Selama Dua Hari
-
Dugaan Keracunan MBG di Dramaga, Pemkab Bogor Uji Sampel Makanan dan Minuman ke Labkesda
-
KPK Jadwal Ulang Pemeriksaan Wabup Bogor Jaro Ade Kasus Dugaan Korupsi Bappenda
-
BRI Andalkan Fundamental Kuat untuk Topang Pertumbuhan Jangka Panjang dan Buyback Saham