- Eiger Nature menggelar soft opening di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, Bogor, pada tanggal 27 Oktober 2026.
- Pengembangan destinasi ekowisata ini hanya menggunakan 1,5 persen lahan demi menjaga fungsi ekologis dan kelestarian lingkungan.
- Menteri Pariwisata Widiyanti menyatakan inisiatif ini bertujuan memperkuat ekonomi masyarakat serta pariwisata alam yang berkelanjutan.
SuaraBogor.id - Destinasi ekowisata Eiger Nature menggelar soft opening di Zona Pemanfaatan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (27/10/2026).
Destinasi yang dikembangkan dengan konsep ekowisata berkelanjutan ini mengintegrasikan wisata alam, konservasi lingkungan, edukasi, hingga pemberdayaan masyarakat sekitar.
Pendiri Eiger Nature, Ronny Lukito, menegaskan pihaknya berkomitmen mengembangkan destinasi tersebut dengan tetap memperhatikan kelestarian lingkungan, terutama karena lokasinya berada di kawasan taman nasional.
Ronny mengatakan, pengembangan Eiger Nature dilakukan secara hati-hati dengan meminimalkan penggunaan lahan untuk bangunan serta menjaga fungsi ekologis kawasan.
"Kami sangat berhati-hati. Kita sampai hari ini hanya menggunakan 1,5 persen," ujar Ronny dalam acara soft opening Eiger Nature.
Ia menjelaskan, meskipun ketentuan yang berlaku memungkinkan pemanfaatan hingga 10 persen dari luas area yang dipercayakan untuk pengembangan, pihaknya memilih menggunakan area yang jauh lebih kecil.
Bahkan, sejumlah bangunan di kawasan tersebut dirancang menggunakan konstruksi panggung agar tidak terlalu mengganggu resapan air dan ekosistem tanah.
"Jadi dibikin panggung supaya resapan airnya tidak terganggu, ekologinya juga tidak terganggu," katanya.
Menurut Ronny, prinsip kehati-hatian juga diterapkan dalam pembangunan fasilitas di area lahan PTPN. Ia menekankan pentingnya kepatuhan terhadap perizinan, pemberdayaan masyarakat, dan pemulihan kondisi lahan.
Baca Juga: Dugaan Keracunan MBG di Dramaga, Dua SMP Terapkan PJJ Selama Dua Hari
Ronny mengungkapkan, pengembangan Eiger Nature juga disertai upaya pemulihan lahan yang sebelumnya disebut dalam kondisi kritis dan tidak lagi produktif sebagai perkebunan teh.
Menurut dia, saat ini kawasan tersebut telah ditanami sekitar 120 ribu pohon tegakan dan kurang lebih 8 juta tanaman perdu serta penutup tanah.
Upaya penghijauan tersebut dilakukan untuk memperbaiki kondisi lahan sekaligus menjaga fungsi ekologis kawasan yang menjadi salah satu wilayah penyangga bagi daerah di sekitarnya.
Selain penghijauan, Eiger Nature menerapkan konsep zero run-off untuk mengendalikan limpasan air hujan.
Konsep tersebut dijalankan melalui optimalisasi penyerapan air oleh tanah dan akar tanaman, pembangunan sumur resapan, serta kolam retensi.
"Jadi pengendalian air kalau hujan itu di samping diserap oleh tanah melalui akar-akar pohon, juga kita kendalikan melalui sumur-sumur resapan dan kolam-kolam retensi," jelasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Dugaan Keracunan MBG di Dramaga, Dua SMP Terapkan PJJ Selama Dua Hari
-
Dugaan Keracunan MBG di Dramaga, Pemkab Bogor Uji Sampel Makanan dan Minuman ke Labkesda
-
KPK Jadwal Ulang Pemeriksaan Wabup Bogor Jaro Ade Kasus Dugaan Korupsi Bappenda
-
Usut Kasus Dugaan Korupsi di Pemkab Bogor, KPK Panggil Wabup Jaro Ade
-
Dikenal Baik dan Sopan, Bobotoh 16 Tahun yang Tewas di Bogor Bikin Teman Sekampung Tak Percaya
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Siap Sambut Pengunjung Mulai 2 November, Eiger Nature Wadahi Konservasi dan Pemberdayaan Warga Bogor
-
Dugaan Keracunan MBG di Dramaga, Dua SMP Terapkan PJJ Selama Dua Hari
-
Dugaan Keracunan MBG di Dramaga, Pemkab Bogor Uji Sampel Makanan dan Minuman ke Labkesda
-
KPK Jadwal Ulang Pemeriksaan Wabup Bogor Jaro Ade Kasus Dugaan Korupsi Bappenda
-
BRI Andalkan Fundamental Kuat untuk Topang Pertumbuhan Jangka Panjang dan Buyback Saham