SuaraBogor.id - Hujan yang mengguyur wilayan Bogor selama dua hari menyebabkan terjadinya bencana alam seperti, longsor dan banjir.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor, Theo Patricio mengatakan, dari catatan BPBD akibat hujan sejak Sabtu hingga Minggu (8-9/5/2021) menyebabkan 17 bencana alam terjadi di Kota Bogor.
"Ada 17 bencana ini terdiri dari bencana banjir, longsor hingga rumah warga yang ambruk," katanya, dilansir dari Ayobogor.com -jaringan Suara.com.
Lelaki yang akrab disapa Theo ini mengatakan, belasan titik bencana itu tersebar di Kecamatan Bogor Utara, Kecamatan Bogor Tengah, Kecamatan Bogor Barat dan Kecamatan Tanah Saeral.
"Dari enam kecamatan yang ada di Kota Bogor, hanya Kecamatan Bogor Timur dan Kecamatan Bogor Selatan saja yang tidak dilanda bencana," ujarnya.
Saat ini, seluruh titik bencana yang terjadi sudah dalam penanganan. Tetapi, masih ada beberapa titik yang perlu proses lebih lanjut salah satunya di lokasi longsor Jalan Kayu Manis, Mekarwangi, Bogor Barat.
"Banjir semua udah surut tadi malam. Sisanya hanya membutuhkan penanganan pasca bencana saja, seperti membersihkan material banjir dan longsor," ujarnya
Berikut rincian data 17 titik bencana di wilayah Kota Bogor.
1. Rumah roboh Lokasi: RT 03 RW 06, Kelurahan Curug, Kecamatan Bogor Barat
Baca Juga: Warga Jakarta Boleh Berwisata ke Bogor Saat Lebaran, Ini Syaratnya
2. Atap rumah ambruk Lokasi: Cimanggu Lamping, RT 03 RW 03, Kelurahan Kedung Waringin, Kecamatan Tanah Sareal
3. Tanah longsor Lokasi: Taman Cimanggu Poncol, RT 02 RW 05, Kelurahan Kedung Waringin, Kecamatan Tanah Sareal
4. Atap rumah ambruk Lokasi: Pangkalan, RT 02 RW 02, Kelurahan Kedung Halang, Kecamatan Bogor Utara
5. Tanah longsor Lokasi: RT 03 RW 011, Kelurahan Loji, Kecamatan Bogor Barat
6. Tanah longsor Lokasi: Pabuaran, RT 03 RW 06, Kelurahan Kedung Waringin, Kecamatan Tanah Sareal
7. Banjir lintasan Lokasi: RW 04, Kelurahan Sukaresmi, Kecamatan Tanah Sareal
Berita Terkait
-
Banjir Kepung Medan, Puluhan Warga Mengungsi
-
Dudung Tegaskan Ulta Levenia Bukan Bagian KSP: Bencana Alam Kehendak yang Kuasa
-
KPK Dalami Alur Perintah Pemotongan Upah Pungut di Bappenda Kabupaten Bogor
-
Data, Sains, dan Keselamatan: Seperti Apa Negara yang Siap?
-
KAI Commuter Tambah 13 Perjalanan KRL Bogor Mulai Hari Ini
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Lima Tahun Holding Ultra Mikro, UMKM Makin Naik Kelas
-
Tati Purwanti Buktikan Mantan PMI Bisa Sukses, Bubur Cirebon Kini Hadir di Taipei
-
Kecelakaan Tunggal Cileungsi-Jonggol, Penumpang Bak Pikap Tewas Usai Tabrak Tiang Listrik
-
Sentul City Serahkan 423 Sertifikat Tanah PSU ke Pemkab Bogor
-
Dipicu Angin Kencang, Titik Api Baru Kembali Membakar TPA Galuga Bogor