SuaraBogor.id - Wisatawan ke Kebun Raya Bogor harus tes GeNose. Supervisor Media Relations PT Mitra Natura Raya Nur Desilawati mengatakan, berdasarkan data yang ada pada pihaknya setidaknya ada 23.520 pengunjung terhitung mulai Kamis 13 Mei 2021, hingga Minggu 16 Mei 2021 kemarin.
Selain menerapkan protokol kesehatan secara ketat seperti memberlakukan pembatasan bagi pengunjung dari jumlah kapasitas Kebun Raya Bogor, selama periode libur lebaran kemarin pihaknya juga menyediakan layanan tes genose bagi pengunjung.
"Berdasarkan data Divisi Ticketing Kebun Raya Bogor, pengunjung pada Kamis 13 Mei berjumlah 1.500, Jumat 14 Mei ada 4.588, Sabtu 15 Mei 8.315 dan Minggu 16 Mei 9.117 pengunjung," katanya saat dihubungi ayobogor.com Senin 17 Mei 2021.
General Manager Kebun Raya Bogor Marga Anggrianto mengatakan, pelayanan tes genose tersebut dilakukan pihaknya sebagai pengganti surat keterangan sehat berdasarkan hasil swab tes antigen, maupun pengganti surat keterangan sehat vaksin covid-19.
"Semua pengunjung yang datang ke Kebun Raya Bogor pasti kami periksa kelengkapannya, mulai dari surat keterangan sehat berdasarkan hasil swab tes antigen dan surat keterangan sehat vaksin covid-19. Bagi yang tidak memiliki surat-surat itu kami arahkan untuk tes genose. Untuk satu kali pemeriksaan setiap pengunjung kita kenakan biaya Rp30 ribu," ujarnya.
Pihaknya mengaku akan senantiasa mendukung upaya pemerintah dalam mencegahan penyebaran covid-19. Protokol kesehatan akan terus diterapkan secara ketat, sehingga pengunjung merasa aman berwisata sehat hijau di Kebun Raya.
Hal itu juga termasuk pengunjung hanya diperboleh sejumlah 50 persen dari kapasitas.
“Kami sangat menghimbau pengunjung untuk tetap mematuhi protokol kesehatan, termasuk tertib dalam menggunakan masker, menjaga jarak atau physical distancing, menghimbau untuk sering mencuci tangan dan memakai hand sanitizer," tutupnya.
Baca Juga: Larangan Mudik Usai, Pengelola Terminal Giwangan Bakal Gelar Tes Swab Acak
Berita Terkait
-
Festival Budaya Nasional 2026: Merayakan Keberagaman, Menjaga Budaya Indonesia Terus Hidup
-
Bunga Bangkai Raksasa Kembali Mekar di Kebun Raya Bogor
-
Konser Tanpa Kursi? Sunset di Kebun Raya Bogor Tawarkan Sensasi Piknik Musik Tak Terlupakan!
-
Kebun Raya Bogor Jadi Magnet Libur Lebaran: Pengunjung Membludak, Fasilitas Ditingkatkan!
-
Libur Lebaran 2025: 12 Rekomendasi Wisata Keluarga di Bogor yang Wajib Dikunjungi
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang
-
20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor
-
Dini Hari Kelam di Cigudeg, Motor Trail Honda CRF Milik Warga Wargajaya Raib
-
Siap Sambut Pengunjung Mulai 2 November, Eiger Nature Wadahi Konservasi dan Pemberdayaan Warga Bogor
-
Dugaan Keracunan MBG di Dramaga, Dua SMP Terapkan PJJ Selama Dua Hari