SuaraBogor.id - Pernyataan petinggi Sunda Empire Lord Rangga terkait Amerika dimerdekakan oleh Banten ditanggapi banyak pihak, salah satunya Pakar Komunikasi, Ade Armando.
Lewat cuitannya, Ade Armando puji petinggi Sunda Empire. Sebab dirinya menilai bahwa sejarah Amerika telah dibongkar tanpa ampun.
"Top banget ni. Sejarah Amerika dibongkar tanpa ampun," kata Ade Armando melalui akun Twitter @adearmando1 pada Kamis, 20 Mei 2021.
Ade membagikan cuitannya itu dengan potongan video pernyataan Rangga saat menjadi tamu bersama dua komika, Tretan Muslim dan Coki Pardede di Podcast Deddy Corbuzier.
Baca Juga: Kisah Sultan Abdul Mufakir Jadi Sultan Banten Saat Masih Bayi
Dalam Podcast yang tayang pada Rabu, 19 Mei 2021 itu, Rangga menceritakan perspektifnya soal sejarah Amerika.
"Amerika, mandatnya dari mana? Dari Sultan Abdul Mufakir pada saat itu. Dari Ki Ageng Tirtayasa kemudian diteruskan ke Sultan Abdul Mufakir memerdekakan lah pada saat itu Amerika," kata Rangga.
Oleh sebab itu, menurut Rangga, kode pelat kendaraan mobil di Banten adalah A yang merupakan singkatan dari Amerika.
Mereka sempat membahas hal-hal lain sebelum kembali lagi ke pada pembahasan soal Amerika.
Rangga bertanya mengapa Amerika Serikat itu menggunakan nama US. Coki pun menjawab bahwa US itu United State, namun langsung dibantah Rangga.
Baca Juga: Asal Usul Paman SAM Amerika Serikat, Lord Rangga: Sultan Abdul Mufakir
"Bukan! US itu Uncle Sam! Uncle SAM! SAM-nya adalah Sultan Abdul Mufakhir, (Sultan) Banten itu," tegasnya.
Rangga lantas mengulang bahwa Amerika itu adalah negera yang dimerdekakan oleh Banten.
"Amerika dimerdekakan Banten?" tanya Tretan.
"Dimerdekakan dengan tanah itu, Banten dijadikan dasar di sana," jawab Rangga.
Pernyataan Rangga ini pun menjadi ramai diperbincangkan di Twitter oleh netizen.
Beberapa topik terkait dirinya menjadi trending seperti 'Lord Rangga', 'Banten', dan 'Sultan Abdul Mufakir'.
Berita Terkait
-
Indonesia Diminta Mendekat ke BRICS Pasca Trump Umumkan Tarif Impor AS
-
Ekspor Bisa Turun dan Berujung Badai PHK, Hanif Dhakiri: Tarif AS Alarm Serius, Pemerintah Harus...
-
Donald Trump Umumkan Tarif Baru, DPR Desak Pemerintah Segera Konsolidasi Menyeluruh
-
Bakamla Evakuasi 12 ABK Kapal Motor Mutiara Ferindo 2 yang Terbakar di Perairan Banten
-
Pantai Anyer dan Carita Dipenuhi Pengunjung, Intip 5 Rekomendasi Pantai Indah Lainnya di Banten
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Stasiun Bogor dan Alun-Alun Kota, Potret Kesemrawutan yang Tak Kunjung Usai
-
Kades di Bogor Terbukti Minta THR Rp165 Juta ke Perusahaan, Rudy Susmanto Perintahkan Inspektorat
-
Kepadatan Puncak Bogor Tak Terbendung, One Way Arah Jakarta Diperkirakan Sampai Pukul 18.00 WIB
-
Kang Dedi Mulyadi Lapor! Ada Dugaan Pemotongan THR Sopir Angkot di Puncak Bogor
-
Puncak Macet Parah! One Way Diberlakukan Sampai Sore Nanti