Scroll untuk membaca artikel
Andi Ahmad S
Kamis, 03 April 2025 | 14:00 WIB
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi Saat di Pendopo Bupati Bogor, Kamis (13/3/2025) [Egi Abdul Mugni/Suarabogor]

SuaraBogor.id - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Lapor, saat ini ada kabar tidak sedap datang dari para sopir angkot di kawasan Puncak Bogor.

Kabar tak sedap itu terkait pemberian uang THR untuk para sopir angkot Puncak Bogor yang diduga disunat.

Uang THR yang diberikan Pemerintah Provinsi Jawa Barat ke sopir angkot itu diduga disunat oknum tak bertanggungjawab.

Kabid Lalin Dishub Kabupaten Bogor, Dadang Kosasih mengatakan, sedikitnya ada 715 sopir angkot di jalur wisata Puncak Bogor yang telah menerima THR, yang diserahkan sebelum Lebaran.

Baca Juga: Puncak Macet Parah! One Way Diberlakukan Sampai Sore Nanti

Adapun, besaran THR yang diberikan oleh pemerintah yakni senilai Rp1,5 juta, dengan penyaluran uang tunai Rp1 juta dan sembako senilai Rp500 ribu.

Kendati begitu, Dadang mengaku, tidak sedikit sopir angkot yang melaporkan adanya dugaan penyunatan yang terjadi.

Pasalnya, para sopir angkot itu mengaku hanya mendapatkan uang tunai sebesar Rp800 ribu, yang mana seharusnya Rp1 juta.

"Saya juga dapat indormasi itu ada pemotongan jadi Rp800 ribu. Kita akan pantau siapa yang melakukan ini," kata Dadang dilansir dari Metro- jaringan Suara.com.

Puncak Macet Parah!

Baca Juga: Kemarin Puncak Lumpuh Total! Macet Parah dari Gadog Sampai Cibodas

Arus lalu lintas di kawasan Puncak Bogor, Jawa Barat mengalami kemacetan cukup parah pada Kamis (3/4/2025).

Load More