- Kepala BGN, Dadan Hindayana, mengonsolidasikan mitra dan SPPG Bogor pada Rabu untuk memperbaiki tampilan menu Ramadan.
- Instruksi perbaikan menu Ramadan meliputi tampilan menarik, penjelasan harga, dan pencantuman angka kecukupan gizi bagi penerima.
- BGN mengarahkan SPPG agar menjaga kualitas bahan baku makanan yang disalurkan sesuai susunan awal menu.
SuaraBogor.id - Bulan suci Ramadan adalah momentum penting untuk menjaga asupan gizi agar ibadah puasa berjalan lancar dan penuh berkah.
Namun, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menemukan adanya beberapa hal yang perlu diperbaiki terkait menu Ramadan yang disajikan oleh Satuan Pelaksana Program Gizi (SPPG).
"Terkait dengan menu Ramadan, memang ini saya mendapat laporan cukup masif. Dan begitu laporan itu masuk, hari Rabu kami sudah melakukan konsolidasi dengan mengundang mitra dan SPPG agar memperbaiki pertama tampilan menu," kata Dadan Hindayana di SPPG Bogor Cibuluh 1 Kota Bogor, Jawa Barat, Sabtu (28/2/2026)
Pasalnya, lanjut dia banyak SPPG yang masih menggunakan kantong plastik sebagai wadah menu.
Dadan Hindayana memberikan instruksi jelas kepada SPPG untuk perbaikan menu Ramadan, mulai dari tampilan menu lebih menarik, penjelasan harga menu, hingga cantumkan angka kecukupan gizi.
"Kami juga memberikan saran juga contoh menu, di situ ada contohnya ada buah, kacang, telur, dan roti," jelas Dadan.
Ia menyoroti contoh kasus harga kacang yang lebih mahal dibandingkan telur, namun secara gizi telur bisa lebih superior.
"Dan saya tanya ini kacang harganya berapa, rupanya kacang harganya lebih mahal dibandingkan telor, tapi secara gambar, telor lebih tinggi dibandingkan kacang, jadi kami sarankan lebih baik dua telor dari pada kacang. kami sarankan agar menu memperbaiki," ungkapnya.
Kepala BGN juga menyoroti masalah kualitas bahan baku. Menurutnya ada SPPG mempunyai menu yang bagus ketika akan dikirim namun berbenturan dengan kualitasnya.
Baca Juga: Membangun Fondasi Masa Depan, BGN Fokus Intervensi Gizi di Dua Titik Kritis Anak
Untuk mengatasi ini, BGN memberikan arahan tegas kepada SPPG agar mengirimkan baran sesuai dengan yang sudah disusun, dan jangan mengirimkan barang dengan kualitas tidak baik.
"Kami sarankan agar tetap mengirim yang sudah disusun dan jangan mengirim barang yang kurang berkualitas. Ini adalah komitmen BGN untuk menjaga standar kualitas pangan yang disalurkan melalui SPPG, memastikan penerima manfaat mendapatkan gizi terbaik." tegasnya.
Berita Terkait
-
Membangun Fondasi Masa Depan, BGN Fokus Intervensi Gizi di Dua Titik Kritis Anak
-
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Bogor, Depok dan Cianjur Jumat 27 Februari 2026
-
Jadwal Buka Puasa Bogor, Depok dan Cianjur Kamis 26 Februari 2026
-
Wajib Mampir! Intip Menu Buka Puasa Favorit Sekda Bogor di Festival Ramadan 2026 Cibinong
-
Ini 4 Lokasi Takjil Paling Lengkap dan Murah untuk Buka Puasa di Ciawi Bogor
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
-
4 Anggota TNI Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Dituntut 2,5 Tahun, Jaksa Sebut Aksi Balas Dendam
Terkini
-
Mau ke Palabuhanratu Lebih Cepat? Ini Rute Jalur Poros Baru yang Diwacanakan Pemkab Bogor
-
Mau ke Palabuhanratu Lebih Cepat? Ini Rute Jalur Poros Baru yang Diwacanakan Pemkab Bogor
-
Bogor Barat Akan Punya Jalur Poros Hubungkan Lebak dan Sukabumi di 2026
-
Garuda Siap Hadapi Kamboja di Stadion Pakansari Akhir Juni
-
Ratusan Peserta Gowes Napak Tilas Bogor Tempuh 64 KM Menuju Pendopo Malasari