- Seorang perempuan diduga mengalami pelecehan seksual di KRL tujuan Bogor saat berangkat dari Stasiun Manggarai, viral pada Kamis, 26 Februari 2026.
- Korban telah melapor satu bulan namun belum ada tindak lanjut, meski pelaku disebut sempat mengakui perbuatannya di Stasiun Citayam.
- KAI Commuter akan menelusuri pelaku melalui CCTV analitik dan mengimbau penumpang segera melapor kepada petugas keamanan.
SuaraBogor.id - Keamanan di transportasi publik, khususnya KRL Commuter Line, kembali menjadi sorotan serius. Seorang perempuan diduga mengalami pelecehan seksual saat menaiki KRL Commuter Line tujuan Bogor.
Peristiwa dugaan pelecehan tersebut diungkapkan korban lewat video yang diunggah di media sosial pada Kamis, 26 Februari 2026 malam, dan dengan cepat viral di jagat maya, memicu kemarahan publik.
Dalam keterangannya, korban menyebut dugaan pelecehan seksual di KRL itu terjadi saat dirinya berangkat dari Stasiun Manggarai.
Ia merasa terduga pelaku menggesekkan alat kelaminnya ke tubuhnya di dalam gerbong yang saat itu dalam kondisi padat penumpang.
Menurut pengakuan korban, saat berada di Stasiun Citayam, terduga pelaku bahkan disebut sempat mengakui perbuatannya dan bertanya apakah korban marah atas tindakan tersebut. Kejadian ini semakin menambah kengerian dan keberanian pelaku.
Korban juga menyoroti belum adanya tindak lanjut atas laporan yang telah dibuat. la mengaku sudah menunggu selama satu bulan tanpa kejelasan.
Korban menyebut memiliki bukti yang memperlihatkan wajah terduga pelaku dan berharap ada tindakan tegas agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
Sementara itu, Publik Relation Manager KAI Commuter Indonesia (KCI) Leza Arlan mengaku pihaknya sudah melakukan tindak lanjut dengan malakukan proses penelusuran terduga pelaku sesuai yang diceritakan korban.
"Apabila terduga pelaku sesuai maka akan dimasukkan ke dalam data base CCTV analytic. CCTV analytic merupakan CCTV yang dapat merekam wajah," ujar Leza Arlan, dilansir dari Metrobogor -jaringan Suara.com, Jumat, 27 Februari 2026.
Baca Juga: Jadwal Operasional KRL Jakarta-Bogor 13 Februari Agar Tak Ketinggalan Kereta
Menurutnya, terduga pelaku akan di blacklist tidak dapat menggunakan Commuter Line.
"Kami mengimbau kepada seluruh pengguna Commuter Line untuk melaporkan kepada petugas apabila melihat tindakan yang mencurigakan dan berani Speak up untuk mendapatkan bantuan dari pengguna lain. Kami juga akan mendapampingi korban untuk melaporkan ke pihak yang berwajib," tukasnya.
Berita Terkait
-
Jadwal Operasional KRL Jakarta-Bogor 13 Februari Agar Tak Ketinggalan Kereta
-
Lebih dari Sekadar Transfer! Fitur NFC di BRImo Ini Bikin Hidup Masyarakat Urban Makin Praktis
-
Kecelakaan Beruntun di Terowongan Tol Ciawi Arah Jakarta, Truk dan Mobil Ringsek Parah
-
Tragedi Pilu di Parungpanjang, Siswa SDN Cibunar 04 Meninggal Tertabrak Kereta Sepulang Sekolah
-
Jadwal KRL Jakarta-Bogor Hari Ini: Tips Cek Kereta Pertama dan Terakhir Secara Real Time
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Holding Ultra Mikro BRI Solidkan Sinergi, Perluas Akses dan Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan
-
Parkir Sembarangan di Pakansari? Siap-siap Ban Dikempesin atau Diangkut Dishub
-
Waspada Skincare Paket Rp35 Ribu, Bareskrim Bongkar Pabrik Kosmetik Bermerkuri di Bogor
-
5 Rekomendasi Sepeda 2 Jutaan untuk PNS Urban yang Ingin Hemat Energi dan Anggaran
-
Cuma 1 Jam dari Jakarta, Destinasi Liburan Wellness di Bogor Ini Wajib Dicoba