Andi Ahmad S
Jum'at, 27 Februari 2026 | 19:49 WIB
Ilustrasi Pelecehan Seksual di KRL Bogor-Jakarta. (Google AI Studio)
Baca 10 detik
  • Seorang perempuan diduga mengalami pelecehan seksual di KRL tujuan Bogor saat berangkat dari Stasiun Manggarai, viral pada Kamis, 26 Februari 2026.
  • Korban telah melapor satu bulan namun belum ada tindak lanjut, meski pelaku disebut sempat mengakui perbuatannya di Stasiun Citayam.
  • KAI Commuter akan menelusuri pelaku melalui CCTV analitik dan mengimbau penumpang segera melapor kepada petugas keamanan.

SuaraBogor.id - Keamanan di transportasi publik, khususnya KRL Commuter Line, kembali menjadi sorotan serius. Seorang perempuan diduga mengalami pelecehan seksual saat menaiki KRL Commuter Line tujuan Bogor.

Peristiwa dugaan pelecehan tersebut diungkapkan korban lewat video yang diunggah di media sosial pada Kamis, 26 Februari 2026 malam, dan dengan cepat viral di jagat maya, memicu kemarahan publik.

Dalam keterangannya, korban menyebut dugaan pelecehan seksual di KRL itu terjadi saat dirinya berangkat dari Stasiun Manggarai.

Ia merasa terduga pelaku menggesekkan alat kelaminnya ke tubuhnya di dalam gerbong yang saat itu dalam kondisi padat penumpang.

Menurut pengakuan korban, saat berada di Stasiun Citayam, terduga pelaku bahkan disebut sempat mengakui perbuatannya dan bertanya apakah korban marah atas tindakan tersebut. Kejadian ini semakin menambah kengerian dan keberanian pelaku.

Korban juga menyoroti belum adanya tindak lanjut atas laporan yang telah dibuat. la mengaku sudah menunggu selama satu bulan tanpa kejelasan.

Korban menyebut memiliki bukti yang memperlihatkan wajah terduga pelaku dan berharap ada tindakan tegas agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

Sementara itu, Publik Relation Manager KAI Commuter Indonesia (KCI) Leza Arlan mengaku pihaknya sudah melakukan tindak lanjut dengan malakukan proses penelusuran terduga pelaku sesuai yang diceritakan korban.

"Apabila terduga pelaku sesuai maka akan dimasukkan ke dalam data base CCTV analytic. CCTV analytic merupakan CCTV yang dapat merekam wajah," ujar Leza Arlan, dilansir dari Metrobogor -jaringan Suara.com, Jumat, 27 Februari 2026.

Baca Juga: Jadwal Operasional KRL Jakarta-Bogor 13 Februari Agar Tak Ketinggalan Kereta

Menurutnya, terduga pelaku akan di blacklist tidak dapat menggunakan Commuter Line.

"Kami mengimbau kepada seluruh pengguna Commuter Line untuk melaporkan kepada petugas apabila melihat tindakan yang mencurigakan dan berani Speak up untuk mendapatkan bantuan dari pengguna lain. Kami juga akan mendapampingi korban untuk melaporkan ke pihak yang berwajib," tukasnya.

Load More