- Dinas Lingkungan Hidup Kota Bogor melaporkan 50 persen armada truk sampah kini dalam kondisi rusak parah.
- Sebanyak 60 unit truk sampah telah memasuki masa pensiun namun masih dipaksa beroperasi mengangkut sampah kota.
- Pemerintah Kota Bogor memprioritaskan pengadaan armada baru secara bertahap dalam APBD 2027 demi mendukung program PSEL.
SuaraBogor.id - Kondisi infrastruktur pengelolaan sampah di Kota Bogor kini tengah berada di titik kritis. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bogor mengungkapkan bahwa sebanyak 50 persen dari total armada truk sampah yang mereka miliki saat ini dalam kondisi rusak dan sudah tidak layak beroperasi (tidak laik jalan).
Kondisi ini memicu kekhawatiran mengenai efektivitas pengangkutan sampah dari Tempat Pembuangan Sementara (TPS) menuju TPA, terutama di tengah volume sampah kota yang terus meningkat.
Berdasarkan pantauan di lapangan, fisik truk-truk sampah tersebut tampak sangat memprihatinkan. Sebagian besar bodi truk sudah mengalami korosi atau karatan parah hingga berlubang.
Ironisnya, untuk mencegah sampah tercecer saat pengangkutan, lubang-lubang besar pada bak truk tersebut terpaksa ditutup secara darurat menggunakan potongan kardus bekas hingga lembaran triplek.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bogor, Denni Wismanto, membenarkan fakta bahwa dari total 120 armada truk sampah yang ada, 60 di antaranya sudah memasuki masa pensiun namun masih dipaksa bekerja.
"Memang 50 persen sudah tidak layak, bahkan ada yang usianya sudah lebih dari 10 tahun," ungkap Denni Wismanto, dilansir dari MetroBogor -jaringan Suara.com, Kamis (28/5/2026).
Keterbatasan armada yang prima diakui Denni menjadi penghambat utama optimalisasi pelayanan kebersihan.
Sebagai langkah solutif, pihaknya telah mengajukan usulan pengadaan unit baru yang diproyeksikan masuk dalam skala prioritas Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2027.
“Sudah diusulkan tahun depan dan penganggaran jadi skala prioritas. Namun, pengadaan akan dilakukan secara bertahap, disesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah. Tidak bisa sekaligus diganti semua,” jelasnya.
Baca Juga: Warga RW 11 Kayumanis Bogor Pasang Spanduk Protes, Tegas Tolak Proyek PSEL di Pemukiman
Denni menekankan bahwa sangat penting bagi Kota Bogor untuk memiliki wajah layanan publik yang profesional, apalagi proyek PSEL tersebut melibatkan investor internasional.
"Peremajaan armada menjadi bagian yang sangat penting untuk menunjang program PSEL. Malu dong, fasilitas pengolahannya sudah canggih dan bagus, tapi armadanya tidak layak. Nanti tidak diterima oleh pihak pengelola PSEL (investor China)," pungkas Denni.
Berita Terkait
-
Warga RW 11 Kayumanis Bogor Pasang Spanduk Protes, Tegas Tolak Proyek PSEL di Pemukiman
-
Kompak Desak Transparansi, Warga dan DPRD Hadang PSEL? Pemkot Bogor Tawarkan China sebagai Solusi
-
Lepas Jamaah Haji, Ketua DPRD Kota Bogor Titip Doa untuk Kesejahteraan Warga
-
Ahmad Aswandi Desak Pemkot Segera Sosialisasi PSEL di Kayumanis Lebih Luas: Warga Butuh Kejelasan
-
Tolak Bau Busuk, Emak-emak Kayumanis Kompak Hadang Proyek Pengolahan Sampah Pemkot Bogor
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
Terkini
-
Suhu Panas Picu Lonjakan Api, Damkar Kabupaten Bogor Ajak Warga Saling Tegur dan Waspada
-
Jadwal One Way Puncak Bogor Hari Ini, Minggu 12 Juli 2026: Ganjil Genap Ditiadakan
-
Seret Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus FA, Kasus Korupsi Batu Bara Hubungkan PLN Hingga Asabri
-
DPRD Kota Bogor Gelar Rapat Paripurna, Bahas Raperda Strategis Demi Perkuat Pembangunan Kota
-
Ketua DPRD Kota Bogor Ajak Masyarakat Perkuat Partisipasi Politik Lewat Podcast KPU