- Satlantas Polres Bogor menerapkan rekayasa lalu lintas satu arah di jalur Puncak pada Minggu, 12 Juli 2026.
- Kebijakan ganjil genap ditiadakan untuk memberikan kelonggaran akses bagi seluruh kendaraan wisatawan yang melintasi jalur tersebut.
- Jadwal sistem satu arah bersifat situasional guna mengantisipasi kepadatan kendaraan serta memastikan kelancaran arus di jalur wisata.
SuaraBogor.id - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bogor kembali menyiapkan skema rekayasa lalu lintas di jalur wisata Puncak, Kabupaten Bogor, pada Minggu (12/7/2026).
Langkah ini diambil guna mengantisipasi lonjakan volume kendaraan wisatawan yang biasanya memuncak pada hari terakhir libur akhir pekan.
Kabar baik bagi pengendara, pihak kepolisian mengonfirmasi bahwa kebijakan ganjil genap tidak diberlakukan pada akhir pekan ini.
Dengan demikian, kendaraan dengan pelat nomor akhiran ganjil maupun genap bebas melintas tanpa penyekatan.
Meskipun ganjil genap ditiadakan, skema satu arah atau one way tetap menjadi instrumen utama petugas di lapangan.
Berikut adalah jadwal situasional yang disiapkan oleh Satlantas Polres Bogor:
- Pukul 07.00 – 11.30 WIB: Berlaku One Way arah Arah Atas (Kendaraan dari Jakarta/Ciawi menuju Puncak diprioritaskan). Arus dari arah Cianjur menuju Jakarta ditutup sementara.
- Pukul 12.00 – 18.00 WIB: Berlaku One Way arah Arah Bawah (Kendaraan dari Puncak menuju Jakarta/Ciawi diprioritaskan). Arus dari arah Gadog menuju Puncak ditutup sementara.
Pihak kepolisian menekankan bahwa durasi dan waktu dimulainya rekayasa lalu lintas ini bersifat fleksibel dan situasional. Secara teknis, petugas di pos pantau Gadog akan terus memantau traffic counting atau kepadatan kendaraan secara real-time.
"Waktu pelaksanaan dapat dimulai lebih awal atau berakhir lebih lambat tergantung volume kendaraan di lapangan. Kami mengutamakan kelancaran arus agar tidak terjadi kemacetan total di titik-titik krusial seperti Mega Mendung dan Pasar Cisarua," tulis keterangan resmi Satlantas Polres Bogor.
Sebagai panduan bagi masyarakat agar perjalanan tetap nyaman dan terencana, perhatikan poin-poin berikut:
Baca Juga: Markas Polsek Cisarua Bakal Dipindahkan ke Rest Area Puncak, Ini Alasan Bupati Bogor
- Pantau Media Sosial Resmi: Sebelum berangkat, pastikan mengecek pembaruan informasi melalui akun Instagram @tmcpolresbogor.
- Cek Kondisi Kendaraan: Mengingat jalur Puncak didominasi tanjakan dan turunan tajam, pastikan rem dan sistem pendingin mesin dalam kondisi prima.
- Bawa Perbekalan Cukup: Siapkan air minum dan camilan di dalam kabin kendaraan untuk mengantisipasi jika terjebak dalam penutupan arus saat proses pemutaran one way.
- Patuhi Instruksi Petugas: Jangan melakukan aksi "ngeblong" atau mengambil lajur lawan arah karena sangat membahayakan keselamatan nyawa pengendara lain.
Satlantas Polres Bogor menyiagakan ratusan personel di sepanjang jalur mulai dari Simpang Gadog hingga Puncak Pass untuk memastikan ketertiban selama rekayasa berlangsung.
Berita Terkait
-
Markas Polsek Cisarua Bakal Dipindahkan ke Rest Area Puncak, Ini Alasan Bupati Bogor
-
Gantikan Jalur Raya, Wisatawan Puncak Bogor Nantinya Bakal Diangkut Pakai Kereta Gantung
-
Tembus Rest Area Puncak, Ini Rute Kereta Api yang Sedang Dikaji Pemkab Bogor
-
Sudah Dapat Rp10 Juta, Pedagang Puncak Tetap Merana: Modal Segitu Mana Cukup
-
Kiosnya Diratakan Alat Berat, Pedagang Puncak Pass Bingung Cari Tempat Jualan Baru
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
- Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
Pilihan
-
Hakim Tolak Perlawanan Yaqut Cholil Qoumas, Sidang Korupsi Kuota Haji Berlanjut!
-
Meski Diterima Pimpinan DPR, Botok Pati Pastikan Aksi 27 Agustus Tetap Lanjut
-
Bawa Tuntutan Hukum Mati Koruptor, Botok Cs Diterima Masuk ke Rapat Paripurna DPR
-
Polisi Bubarkan Massa Aliansi Pati yang Galang Donasi di Depan DPR
-
Kemenag Bantah Nasaruddin Umar Mundur dari Menag: Isu Bursa Caketum PBNU Itu Spekulasi Liar
Terkini
-
Perkuat Sistem Ekonomi Kerakyatan, BRI Raih Penghargaan Bakti Koperasi Pradana Nayaka
-
Viral Sopir Mengeluh Pungli di Pasar TU Kemang Bogor, PPJ Buka Suara Bikin Terang
-
Desa BRILiaN Balbar di Sofifi Maluku Utara Jadi Ruang UMKM Tumbuh di HUT ke-81 Kemerdekaan RI
-
Bela Istri yang Ditendang, Pria di Cibinong Tewas Ditikam Saat Beli Gorengan
-
Respons Protes Habib Bahar, Pemkab Bogor Tutup Pabrik Minol di Citeureup