- Pemkab Bogor merencanakan penataan ulang Rest Area Gunung Mas, Cisarua, guna mengoptimalkan fungsi kawasan wisata dan akses bus.
- Markas Polsek Cisarua akan dipindahkan ke rest area untuk memusatkan pengaturan rekayasa lalu lintas buka-tutup di jalur Puncak.
- Pengembangan kawasan dilakukan melalui penambahan empat hektare lahan dengan skema kolaborasi bersama investor tanpa menggunakan dana APBD daerah.
SuaraBogor.id - Pemkab Bogor berencana akan melakukan penataan ulang kembali desain di Rest Area Puncak Bogor kawasan Gunung Mas, Cisarua.
Alasan Pemkab Bogor sendiri melakukan penataan ulang desain Rest Area Puncak itu untuk meningkatkan fungsi kawasan sebagai simpul wisata sekaligus mendukung rekayasa lalu lintas.
Bupati Bogor Rudy Susmanto, mengatakan penataan dilakukan dengan mengubah desain kawasan, termasuk membongkar sejumlah bangunan ruko agar bus-bus besar dapat masuk ke rest area.
"Nanti akan ada beberapa bangunan ruko yang kami bongkar. Kenapa harus kami bongkar? Itu bus besar masuk, enggak bisa. Jadi, kami harus tata ulang," kata Rudy.
Menurut dia, penataan tersebut bertujuan mengintegrasikan Rest Area Puncak dengan kawasan wisata Gunung Mas, sehingga kendaraan wisata, khususnya bus, dapat berhenti di dalam kawasan.
Selain itu, Pemerintah Kabupaten Bogor juga memindahkan Markas Kepolisian Sektor (Polsek) Cisarua ke dalam kawasan rest area agar pelaksanaan rekayasa lalu lintas sistem buka-tutup Jalur Puncak dapat dipusatkan di lokasi tersebut.
"Setelah polseknya jadi, personel aparat kepolisiannya ada, buka-tutupnya di rest area. Maka pada saat buka-tutup di rest area, semua kendaraan bus, semua mobil-mobil parkirnya di dalam," ujarnya.
Rudy mengungkapkan Rest Area Puncak juga akan diperluas dengan tambahan lahan sekitar empat hektare yang telah disiapkan untuk mendukung pengembangan kawasan.
Namun, ia menegaskan pembangunan lanjutan akan dilakukan melalui kolaborasi dengan investor bersama badan usaha milik daerah (BUMD) Sayaga Wisata tanpa mengandalkan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD).
Baca Juga: Gantikan Jalur Raya, Wisatawan Puncak Bogor Nantinya Bakal Diangkut Pakai Kereta Gantung
"Hari ini jangan bicara duit dari pemerintah. Kita harus kreatif. Cari beberapa investor-investor yang mau berkolaborasi," katanya.
Sebelumnya, pada Juli 2024, PT Perkebunan Nusantara (PTPN) III menyetujui permohonan Pemerintah Kabupaten Bogor untuk menambah sekitar empat hektare lahan Rest Area Gunung Mas dari luas eksisting tujuh hektare guna mendukung penataan kawasan wisata Puncak. [Antara].
Berita Terkait
-
Gantikan Jalur Raya, Wisatawan Puncak Bogor Nantinya Bakal Diangkut Pakai Kereta Gantung
-
Tembus Rest Area Puncak, Ini Rute Kereta Api yang Sedang Dikaji Pemkab Bogor
-
Sudah Dapat Rp10 Juta, Pedagang Puncak Tetap Merana: Modal Segitu Mana Cukup
-
Nasib Ratusan Pedagang Pasca Penggusuran Jalur Puncak, Pasrah Kios Puluhan Tahun Rata dengan Tanah
-
Kiosnya Diratakan Alat Berat, Pedagang Puncak Pass Bingung Cari Tempat Jualan Baru
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
HUT ke-81 RI, Ketua DPRD Kota Bogor Dorong Masyarakat Perkuat Semangat Gotong Royong
-
KPK Usut Kasus di Pemkab Bogor, Sekda Pastikan Layanan Bappenda cs Tak Terganggu
-
Hery Gunardi Raih Best CEO, BRI Group Bawa Pulang Enam Penghargaan Internasional
-
Dorong Efisiensi Bisnis, BRI Perbarui Qlola dengan Tampilan yang Lebih Intuitif
-
BRI Siap Jadikan Potensi Emas Indonesia Kekuatan Ekonomi Nasional