- Pemkab Bogor mengkaji pembangunan jalur kereta dari Gadog menuju Rest Area Puncak guna mengatasi kemacetan lalu lintas.
- Bupati Bogor membahas rencana strategis tersebut bersama Kementerian Perhubungan dan PT KAI pada Senin, 22 Juni lalu.
- Pemerintah daerah juga merencanakan pengembangan koridor kereta api di wilayah barat untuk memperkuat kawasan ekonomi baru Bogor.
SuaraBogor.id - Pemkab Bogor baru-baru ini mengkaji pembukaan untuk pembangunan jalur kereta dari kawasan Gadog, Ciawi menuju ke Puncak Bogor, Jawa Barat.
Tujuan pembangunan tersebut sebagai upaya mengurangi kemacetan sekaligus meningkatkan aksesibilitas kawasan wisata.
Bupati Bogor Rudy Susmanto, mengatakan rencana pengembangan transportasi berbasis rel itu dibahas bersama Kementerian Perhubungan, PT KAI (Persero), dan perangkat daerah terkait di Pendopo Bupati Bogor, Cibinong, pada Senin (22/6).
Jalur rel dari Gadog menuju Rest Area Puncak, menurut dia, menjadi salah satu rencana yang dibahas dalam pertemuan tersebut. Jalur itu dirancang untuk mendukung akses menuju kawasan wisata Puncak yang selama ini kerap mengalami kemacetan.
Selain itu, lanjutnya, pemerintah juga membahas pengembangan koridor perkeretaapian Jasinga-Tenjo dan Parung Panjang-Jasinga guna memperkuat kawasan ekonomi baru dan meningkatkan mobilitas masyarakat di wilayah barat Kabupaten Bogor.
Rudy mengatakan pengembangan transportasi berbasis rel diharapkan dapat menghadirkan sistem transportasi yang lebih terintegrasi, efisien, dan berkelanjutan.
"Mohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Kabupaten Bogor agar setiap tahapan perencanaan hingga pelaksanaan dapat berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat," kata Rudy.
Ia menegaskan seluruh rencana pengembangan jaringan perkeretaapian tersebut akan didukung kajian yang komprehensif agar pelaksanaannya sesuai dengan kondisi geografis dan kebutuhan masyarakat.
Rudy mengatakan Pemerintah Kabupaten Bogor juga berkomitmen memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat dan para pemangku kepentingan guna mewujudkan sistem transportasi modern yang mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan. [Antara].
Baca Juga: Guna Hemat Anggaran, Pemkab Bogor Resmi Setop Kebijakan Sewa Kendaraan Dinas
Berita Terkait
-
Guna Hemat Anggaran, Pemkab Bogor Resmi Setop Kebijakan Sewa Kendaraan Dinas
-
Warga Parung dan Kemang Bersiap, Pemkab Bogor Mulai Bersihkan Saluran Air untuk Atasi Banjir
-
Proyek PSEL Dimulai Juni 2026, Wilayah Barat Bogor Bakal Punya Sport Center Baru
-
Bukan Sekadar Data, Ini Alasan Sensus Ekonomi 2026 Sangat Krusial Bagi Masa Depan Bogor
-
Sudah Dapat Rp10 Juta, Pedagang Puncak Tetap Merana: Modal Segitu Mana Cukup
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Menjelang HUT ke-81 RI, Pemkab Bogor Bagikan Bendera Merah Putih ke 40 Kecamatan