Andi Ahmad S
Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB
Momen Camat Rancabungur dan Tukang Cukur Beri Klarifikasi [Ist]
Baca 10 detik
  • Camat Rancabungur Dita Aprillia mengklarifikasi video viral teguran bendera di Bogor pada Kamis, 13 Agustus 2026.
  • Tukang cukur Nur Hidayat membenarkan bahwa tidak ada bentuk intimidasi dari pihak Kecamatan Rancabungur saat sosialisasi berlangsung.
  • Dita Aprillia dan Nur Hidayat saling menyampaikan permohonan maaf serta berharap kejadian tersebut menjadi pembelajaran bersama.

SuaraBogor.id - Pihak Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, akhirnya meluruskan polemik video viral yang memperlihatkan teguran terhadap seorang tukang cukur terkait pemasangan bendera Merah Putih.

Camat Rancabungur, Dita Aprillia, menegaskan bahwa sosialisasi yang dilakukan pihaknya murni sebatas imbauan kepada masyarakat dan pelaku usaha untuk menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI selama bulan Agustus. Ia membantah adanya instruksi tindakan intimidasi maupun ucapan tidak sopan.

"Perekam video dan oknum yang menegur dalam video viral tersebut bukan merupakan pegawai Kecamatan Rancabungur," tegas Dita, Kamis (13/8/2026).

Klarifikasi senada disampaikan oleh sang tukang cukur, Nur Hidayat atau yang akrab dipanggil Kang Abuy.

Ia membenarkan tidak ada intimidasi dari pihak Kecamatan maupun Satpol PP saat kegiatan sosialisasi berlangsung di tempat usahanya.

Menurut Kang Abuy, pihak yang merekam video tersebut kemudian meminta dirinya membuat video klarifikasi.

Atas kejadian tersebut, Dita Aprillia menyampaikan permohonan maaf apabila terdapat hal-hal yang kurang berkenan.

Ia mengatakan kejadian tersebut menjadi pembelajaran bagi pemerintah kecamatan untuk meningkatkan pelayanan dan lebih terbuka dalam menerima aspirasi masyarakat.

Kang Abuy juga menyampaikan permohonan maaf apabila terdapat ucapan yang kurang berkenan selama kejadian tersebut.

Baca Juga: Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Keduanya kemudian saling menyampaikan permohonan maaf dan berharap persoalan tersebut menjadi pembelajaran bersama.

Pihak Kecamatan Rancabungur menegaskan bahwa imbauan pemasangan bendera merupakan kegiatan rutin setiap tahun untuk mengajak masyarakat menghormati perjuangan para pahlawan serta memeriahkan momentum kemerdekaan.

Sementara itu banyak netizen yang berkomentar meminta pelaku yang melakukan intimidasi kepada tukang cukur itu.

"BELI DONG MASA GA SANGGUP” kalimat itu tetep ga pantes keluar dari mulut seorang camat kepada warganya," tulis netizen, dalam unggahan di akun instagram @infobogorbarat.

"Mana nih orang yang videoin dan intimidas," tulis netizen.

Load More