- Camat Rancabungur Dita Aprillia mengklarifikasi video viral teguran bendera di Bogor pada Kamis, 13 Agustus 2026.
- Tukang cukur Nur Hidayat membenarkan bahwa tidak ada bentuk intimidasi dari pihak Kecamatan Rancabungur saat sosialisasi berlangsung.
- Dita Aprillia dan Nur Hidayat saling menyampaikan permohonan maaf serta berharap kejadian tersebut menjadi pembelajaran bersama.
SuaraBogor.id - Pihak Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, akhirnya meluruskan polemik video viral yang memperlihatkan teguran terhadap seorang tukang cukur terkait pemasangan bendera Merah Putih.
Camat Rancabungur, Dita Aprillia, menegaskan bahwa sosialisasi yang dilakukan pihaknya murni sebatas imbauan kepada masyarakat dan pelaku usaha untuk menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI selama bulan Agustus. Ia membantah adanya instruksi tindakan intimidasi maupun ucapan tidak sopan.
"Perekam video dan oknum yang menegur dalam video viral tersebut bukan merupakan pegawai Kecamatan Rancabungur," tegas Dita, Kamis (13/8/2026).
Klarifikasi senada disampaikan oleh sang tukang cukur, Nur Hidayat atau yang akrab dipanggil Kang Abuy.
Ia membenarkan tidak ada intimidasi dari pihak Kecamatan maupun Satpol PP saat kegiatan sosialisasi berlangsung di tempat usahanya.
Menurut Kang Abuy, pihak yang merekam video tersebut kemudian meminta dirinya membuat video klarifikasi.
Atas kejadian tersebut, Dita Aprillia menyampaikan permohonan maaf apabila terdapat hal-hal yang kurang berkenan.
Ia mengatakan kejadian tersebut menjadi pembelajaran bagi pemerintah kecamatan untuk meningkatkan pelayanan dan lebih terbuka dalam menerima aspirasi masyarakat.
Kang Abuy juga menyampaikan permohonan maaf apabila terdapat ucapan yang kurang berkenan selama kejadian tersebut.
Baca Juga: Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
Keduanya kemudian saling menyampaikan permohonan maaf dan berharap persoalan tersebut menjadi pembelajaran bersama.
Pihak Kecamatan Rancabungur menegaskan bahwa imbauan pemasangan bendera merupakan kegiatan rutin setiap tahun untuk mengajak masyarakat menghormati perjuangan para pahlawan serta memeriahkan momentum kemerdekaan.
Sementara itu banyak netizen yang berkomentar meminta pelaku yang melakukan intimidasi kepada tukang cukur itu.
"BELI DONG MASA GA SANGGUP” kalimat itu tetep ga pantes keluar dari mulut seorang camat kepada warganya," tulis netizen, dalam unggahan di akun instagram @infobogorbarat.
"Mana nih orang yang videoin dan intimidas," tulis netizen.
Berita Terkait
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Menjelang HUT ke-81 RI, Pemkab Bogor Bagikan Bendera Merah Putih ke 40 Kecamatan
-
Nilainya Fantastis! Bea Cukai Bogor Musnahkan 10 Juta Batang Rokok Ilegal Rp15,2 Miliar
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
Terpopuler
- Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
Pilihan
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
Terkini
-
KPK Pasang Mata di Lapas Cibinong, Buka Peluang Usut Dugaan Korupsi
-
Tugas Sekolah Berbuah Dua Buku, Siswa SMA Kemala Bhayangkara Gunungsindur Tembus Dunia Literasi
-
65 Lapak PKL Jalan Nyi Raja Permas Dibongkar
-
Pohon Flamboyan 40 Meter Tumbang Timpa Pedagang dan Pembeli di Bogor
-
BRI Peduli Berikan Sepeda untuk Siswa SD di Semarang Agar Lebih Semangat Tempuh Pendidikan