- Bupati Rudy Susmanto merencanakan pembangunan dua pusat pertumbuhan ekonomi baru di wilayah Bogor Barat dan Timur mulai 2026.
- Pembangunan infrastruktur strategis ini bertujuan memeratakan akses pelayanan publik dan mendorong aktivitas ekonomi secara merata bagi masyarakat.
- Proyek yang direncanakan hingga tahun 2027 tersebut dilakukan tanpa agenda pemekaran wilayah sesuai kebijakan moratorium pemerintah pusat.
SuaraBogor.id - Pemkab Bogor tengah menyiapkan langkah besar untuk mengubah konstelasi ekonomi di wilayahnya. Di bawah kepemimpinan Bupati Rudy Susmanto, Pemkab Bogor memproyeksikan pembangunan dua pusat pertumbuhan ekonomi baru yang berlokasi di wilayah Bogor Barat dan Bogor Timur.
Langkah strategis ini diambil sebagai jawaban atas luasnya wilayah geografis Kabupaten Bogor, sekaligus upaya nyata dalam memeratakan pembangunan dan mendekatkan akses pelayanan publik kepada masyarakat di pelosok daerah.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menjelaskan bahwa rencana besar ini bukan merupakan kebijakan sepihak, melainkan buah dari sinergi yang kuat antara eksekutif, legislatif, dan aspirasi masyarakat bawah. Proyek ini dijadwalkan akan dieksekusi secara bertahap mulai tahun anggaran 2026 hingga 2027.
“Pembangunan dua pusat ekonomi baru ini adalah hasil kolaborasi pemerintah daerah bersama DPRD Kabupaten Bogor dan masyarakat. Kami ingin memastikan pembangunan tidak lagi tersentralisasi hanya di pusat kota, tetapi merata hingga ke wilayah barat dan timur,” ujar Rudy Susmanto, dilansir dari Antara, Rabu (17/6/2026).
Ia menjelaskan, di wilayah timur Pemkab Bogor telah menyelesaikan proses land clearing untuk kawasan pusat pertumbuhan ekonomi baru. Pemerintah juga akan menuntaskan pembangunan jalan dari kawasan Transyogi menuju Desa Sukaresmi, Kecamatan Sukamakmur, yang anggarannya telah mendapat persetujuan DPRD Kabupaten Bogor.
Menurut Rudy, pembangunan infrastruktur tersebut diharapkan dapat membuka aksesibilitas kawasan timur sekaligus mendorong tumbuhnya aktivitas ekonomi baru di wilayah tersebut.
Sementara itu, di wilayah barat, Pemkab Bogor akan fokus mendukung sejumlah program strategis, antara lain pembangunan Sport Center Rancabungur, proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) yang dijadwalkan mulai dibangun pada Juni 2026, serta penuntasan sejumlah ruas jalan di kawasan Malasari, Rumpin, dan Parung Panjang.
Rudy menegaskan pembangunan pusat pertumbuhan ekonomi baru tersebut tidak berkaitan dengan rencana pemekaran wilayah. Pemerintah Kabupaten Bogor tetap mengikuti kebijakan pemerintah pusat terkait moratorium pembentukan daerah otonom baru.
"Kami tidak berbicara soal pemekaran wilayah. Yang kami bangun adalah pusat pertumbuhan ekonomi baru di wilayah barat dan timur agar pelayanan publik semakin dekat dengan masyarakat," ujarnya.
Baca Juga: Semarak Tahun Baru Islam di Cibinong, Ribuan Warga Ikuti Pawai Obor 1 Muharram 1448 H
Ia menyebut Kabupaten Bogor telah dua kali mengalami pemekaran wilayah menjadi Kota Bogor dan Kota Depok. Namun hingga saat ini Kabupaten Bogor masih menjadi daerah dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia sehingga membutuhkan strategi pemerataan pembangunan yang lebih efektif.
Karena itu, kata Rudy, pemerintah daerah berupaya menghadirkan berbagai fasilitas infrastruktur dan pelayanan publik di wilayah barat maupun timur guna mengurangi kesenjangan pembangunan serta mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah.
"Kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan yang lebih dekat dan pembangunan yang lebih merata di seluruh wilayah Kabupaten Bogor," katanya.
Berita Terkait
-
Semarak Tahun Baru Islam di Cibinong, Ribuan Warga Ikuti Pawai Obor 1 Muharram 1448 H
-
Bukan Sekadar Data, Ini Alasan Sensus Ekonomi 2026 Sangat Krusial Bagi Masa Depan Bogor
-
5 Rekomendasi Tempat Nongkrong Alam di Dramaga Bogor yang Lagi Hits 2026
-
Akses Baru Bogor Barat, Jalur Malasari - Cianten Jadi Pembuka Poros Lebak - Sukabumi
-
Sejarah Terukir! DPRD Bogor Gelar Paripurna HJB ke-544 di Kaki Gunung Halimun Salak Nanggung
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Cara Cek KTP Kita Terdaftar di Pinjol Apa Saja?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video
-
Bupati Bogor Sulap Horison Sayaga Jadi Destinasi Rekreasi
-
BRI Raih Empat Penghargaan di Top 20 Financial Institutions Award 2026
-
Temani Istri Beli Makan, Pria di Bogor Malah Bacok Bobotoh hingga Tewas
-
Pesan Menohok Bupati Bogor ke Pengelola Dapur MBG: Presiden yang Disalahkan jika Ada Kesalahan