Nama Margonda tercatat di Museum Perjuangan Bogor bersama ratusan pejuang yang gugur.
Semasa berjuang, Margonda berkawan dekat dengan Ibrahim Adjie dan TB Muslihat. TB Muslihat senasib dengan Margonda.
Dia gugur dalam pertempuran. Pemerintah Bogor membangun patung TB Muslihat di Taman Topi, sekitar stasiun Bogor.
Sementara Ibrahim Adjie, berhasil selamat. Dia berkarir menjadi tentara dengan jabatan akhir Pangdam Siliwangi.
Versi Lain Sejarah Jalan Margonda.
Jalan Margonda kini menjadi jalan utama Kota Depok itu pun kita sudah mengetahui bagi yang sudah pernah ke Kota itu.
Berdasarkan beberapa sumber dirangkum Suara. com dulu Jalan Margonda merupakan jalan buntu yang asri dimana sisi kiri dan kanannya berjejer rapi pohon asem yang kadang terdapat hutan bambu dan perkebunan karet.
Bahkan dulu menuju jalan Margonda dari Jakarta melalui Jalan Raya Bogor menuju Jembatan Panus dan Jalan Siliwangi yang berakhir di ujung Jalan Margonda Pondok Cina.
Di mana tidak jauh dari rumah tuan tanah saudagar Cina yang kini sudah menjadi pusat belanja di tengah -tengah Kota Depok yaitu Margocity.
Baca Juga: Mau Tahu Asal Usul Nama Depok dan Berdirinya Kota Depok?
Tapi kenapa jalan buntu itu diberi nama Jalan Margonda? Ada banyak versi asal usul nama Jalan Margonda.
Ada versi yang mengatakan Margonda merupakan nama seorang tuan tanah yang tinggal dikawasan Beji.
Margonda lahir dan besar di Bogor, ia dan keluarganya tinggal di Jalan Ardio Bogor.
Waktu masih sekolah, Margonda terkenal sebagai atlet berprestasi. Nama aslinya adalah Margana. Dia menikah dengan keponakan MS Mintaredja yang pernah menjadi menteri Sosial dalam kabinet Presiden Soeharto dan bermukim sampai hayatnya di Beji, Depok.
Sepanjang Jalan Margonda Terdapat Bangunan Rumah Tua Pondok Cina
Perlu diketahui juga, selain banyak cerita tentang Jalan Margonda. Di situ ada bangunan tua yang memiliki sejarah.
Berita Terkait
-
Sengketa Lahan di Depok, Ini Penampakan Uang Rp 850 Juta di dalam Ransel Hitam
-
KPK Sampai Kejar-kejaran, Terungkap Nego Suap Sengketa Lahan di PN Depok dari Rp1 M Jadi Rp850 Juta
-
Penampakan Isi Tas Ransel Hitam Berisi Rp850 Juta, Bukti Suap Sengketa Lahan di PN Depok
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok Terkait Dugaan Suap
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
Terpopuler
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Dukung Indonesia ASRI, BRI Peduli Libatkan Masyarakat Jaga Lingkungan Pantai Kedonganan
-
Lonjakan Permintaan Emas Fisik, Pegadaian Pastikan Pemenuhan Bertahap hingga Februari 2026
-
Peran Strategis BRI Dongkrak Keberhasilan Program Perumahan Rakyat, Menteri PKP Beri Apresiasi
-
Sektor Otomotif dan Konstruksi Jepang Menanti, Brexa Siapkan 1.000 Slot Pelatihan di Bogor
-
Lebih dari Sekadar Iftar: Berbuka di Bigland Bogor Hotel, Bawa Pulang Kesempatan iPhone 17 Pro