SuaraBogor.id - Ada manfaat tersembunyi dari kulit buah kopi yang sering dikonsumsi sebagai teh herbal.
Kulit buah kopi yang dibuat menjadi cascara ternyata mengandung beragam nutrisi dan antioksidan yang baik untuk kesehatan tubuh.
Cascara terbuat dari kulit buah kopi dan sering kali diolah serta dikonsumsi sebagai teh herbal. Selain rasanya yang menyegarkan, cascara atau coffee cherry dikenal juga dengan aromanya yang khas.
Dilunik dari Ayobandung.com -jaringan Suara.com, sebagian orang yang pernah mencobanya menilai teh cascara memiliki aroma yang hampir serupa dengan buah apel, persik, jeruk, dan kayu manis.
Manfaat Cascara untuk Kesehatan
Cascara mengandung banyak Oleh karena itu, teh cascara dianggap sebagai salah satu minuman yang baik untuk kesehatan.
Berikut ini adalah beberapa manfaat cascara untuk kesehatan yang bisa Anda peroleh:
1. Menjaga kesehatan saluran pencernaan
Cascara diketahui baik untuk melancarkan pencernaan. Manfaat cascara ini dapat digunakan untuk mencegah dan mengatasi sembelit atau konstipasi. Selain itu, cascara juga kaya akan antioksidan yang dapat mendukung pertumbuhan bakteri baik atau probiotik pada usus.
Baca Juga: Kejaksaan Negeri Pinrang Eksekusi 4 Terpidana Kasus Alat Kesehatan
Beberapa riset juga menyebutkan bahwa konsumsi teh yang mengandung antioksidan tinggi, seperti teh hijau dan cascara, dapat meringankan gejala penyakit tukak lambung dan radang usus.
2. Menghambat pertumbuhan sel kanker
Cascara kaya akan antioksidan, khususnya polifenol, yang baik untuk mencegah kerusakan sel dan jaringan tubuh akibat paparan radikal bebas. Antioksidan merupakan salah satu jenis zat yang dapat mencegah pertumbuhan sel kanker.
Beberapa penelitian juga menyebutkan bahwa makanan atau minuman yang tinggi antioksidan, termasuk teh cascara, dapat menurunkan risiko terjadinya penyakit kanker. Namun, manfaat cascara yang satu ini masih perlu diteliti lebih lanjut.
3. Menjaga kesehatan jantung
Tak hanya kaya akan antioksidan polifenol, teh cascara juga banyak mengandung cholorogenic acid. Beberapa riset menunjukkan bahwa zat tersebut diketahui baik untuk mengurangi peradangan, menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL), dan mencegah terjadinya penyumbatan pada pembuluh darah.
Berita Terkait
-
5 Efek Samping Makanan Bersantan untuk Kesehatan Tubuh yang Perlu Diwaspadai
-
Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini
-
Pakar Kesehatan Ingatkan Pemudik Waspadai Heat Stress dan Polusi di Jalur Mudik
-
Langkah Menjaga Kesehatan & Stabilitas Finansial Keluarga Pasca Lebaran
-
SUGA BTS Resmi Jadi Salah Satu Penulis Buku Terapi Musik untuk Anak Autisme
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Lelah Arus Mudik? Ini 5 Destinasi Alam di Bogor untuk Self-Healing Bareng Keluarga
-
Waspada Macet Total! Senin Besok Diprediksi Puncak Arus Balik di Jalur Puncak-Cianjur
-
Mobil Hangus Terbakar di Perumahan Kota Bunga Cipanas, Api Diduga dari Gardu Listrik
-
Tragedi Mandi Bersama Keluarga, Muhamad Arya Saputra Ditemukan Meninggal Dunia di Sungai Cileungsi
-
H+1 Lebaran, 9,4 Juta Orang Serbu Commuter Line: Stasiun Bogor Jadi Titik Terpadat