Ia menilai, sejumlah harga menu makanan yang ditawarkan terbilang wajar. Pasalnya, lokasi kedai menjadi salah satu pilihan lokasi wisata bagi masyarakat dari dalam maupun luar wilayah Bogor.
"Ya kalau setelah ditelusuri harga segitu bagi pedagang di lokasi wisata wajar ya," ujarnya.
Menurutnya, harga tersebut memang benar menjadi harga di kedai-kedai di sekitar lokasi bagi wisatawan yang datang.
Pedagang, sambungnya, tak jarang mematuk harga bagi wisatawan yang datang lantaran tak jarang para wisatawan hanya untuk meminum teh hangat sambil menikmati pemandangan alam perkebunan teh hingga berjam-jam lamanya.
"Iya kadang kan wisatawan yang mengerti suka kasih tip. Ada juga yang pesan minum saja tapi duduknya hingga berjam-jam," singkatnya.
Sebelumnya, Baru-baru ini harga jajanan di kawasan Puncak Bogor mendadak ramai di media sosial.
Pasalnya, menu makanan yang ditawarakan di salah satu kedai di kawasan Puncak ini dinilai tak wajar.
Harga telur setengah matang di kedai tersebut saja Rp.25.000, Mie Rebus Rp. 16.000, hingga teh manis sebanyak 16 gelas menjadi Rp. 90.000.
Foto bon pemesanan pembeli yang beredar di media sosial ini mendadak viral.
Baca Juga: Haji 2021 Resmi Dibatalkan, Kemenag Kota Bogor: Belum Ada Putusan Resmi
Kendati begitu, Camat Cisarua Deni Humaedi mengatakan, pihaknya hingga saat ini masih menelusuri lokasi kedai yang menjadi perbincangan warganet tersebut.
“Masih dicari ya,” katanya.
Menurutnya, pihaknya belum menemukan lokasi kedai tersebut.
Ia mengaku, jika terbukti benar seperti kabar yang beredar tentu akan dicarikan solusi terbaik seusai mempertanyakan apa penyebab harga sejumlah menu makanan tersebut mendadak mahal.
“Iya nanti kami cek dulu dan cari tau apa penyebabnya,” singkatnya.
Kontributor : Regi Pranata Bangun
Berita Terkait
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Demo Tolak LGBTQ di Kota Bogor
-
Sambut HUT RI, Monumen 9 Pilar Bogor Berbalut Merah Putih
-
'Kata Siapa Sudah Merdeka?' Ucapan Tukang Cukur Bogor Bikin Heboh Jelang HUT RI
-
Menelusuri Lorong Gelap Tramadol di Bogor: Dari Hubungan Teman ke Teman Hingga Akun Medsos Private
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Di Balik Kemeriahan Lomba 17-an, Napas Ekonomi Akar Rumput yang Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
HUT ke-81 RI, BRI Perluas Dampak Ekonomi Lewat 8 Kontribusi bagi Negeri
-
Nama Disebut di Pidato Kenegaraan, Realitas Hidup Susanah Tetap Bertumpu Pada Upah Rp700
-
Disebut Pengupas Bawang oleh Prabowo, Susanah Ternyata Penjahit Lap dan Pencuci Ompreng SPPG
-
Baru Jadi Dirusak Tangan Jahil, Mural Kemerdekaan Bawah Flyover Cileungsi Jadi Korban Vandalisme