SuaraBogor.id - Akibat adanya promo The BTS Meal, menyebabkan sejumlah McDonald's di berbagai daerah mengalami kerumunan, seperti yang terjadi di Kota maupun Kabupaten Bogor.
Antrian panjang menjalar mulai dari halaman parkir McDonald's hingga jalan raya. Baik kendaraan roda dua maupun roda empat, mengantri di loket pemesanan drive thrue gerai tersebut.
Hal itu terjadi lantaran terhitung mulai hari ini hingga dua pekan kedepan, McDonald's secara resmi merilis promo paket McDonald's The BTS Meal.
Kapolsek Bogor Timur, Kompol Hida Tjahjono mengatakan, antrian panjang dan kerumunan yang terjadi di McDonald's Kecamatan Bogor Timur itu terjadi akibat adanya promo paket McDonald's The BTS Meal.
"Hari ini sampai dua pekan kedepan ada promo McDonald's The BTS Meal di seluruh gerai McDonald's Indonesia. Sehingga ini membuat animo pembeli McDonald's tinggi. Ditambah lagi mereka melakukan pemesanan melalui aplikasi online baik Gojek, Grab, atau Shoppe Food," katanya, disitat dari Ayobandung.com -jaringan Suara.com, Kamis (10/6/2021).
Tingginya animo masyarakat akan promo McDonald's The BTS Meal, membuat pihak menejemen menutup sementara orderan paket tersebut karena sudah melebihi batas kapasitas pemesanan.
Alhasil, imbas dari penutupan orderan tersebut banyak driver ojek online yang merasa dirugikan. Lantaran mereka sudah antri lama namun tak membuahkan hasil akibat menejemen secara tiba-tiba menutup layanan.
"Secara nasional semua orderan ini di tolak oleh pihak McDonald's karena antrian cukup panjang. Ini yang menjadi sumber kekecewaan driver online, karena mereka sudah mengantri tapi di reject, ini yang sedang kita upayakan untuk tengahi, tapi sejauh ini kondisi masih kondusif. Mereka juga faham peristiwa ini tidak terjadi di sini saja melainkan rata di hampir seluruh Indonesia," ucapnya.
Hida Tjahjono meminta kepada menejemen, agar permasalahan ini dapat segera diselesaikan. Ia juga minta kepada menejemen di tingkat pusat untuk segera mungkin mencari solusi mengenai kejadian ini. Sehingga pihaknya di wilayah bisa membuat langkah-langkah agar kondisi di wilayah tetap kondusif.
Baca Juga: Meme Kreasi BTS Meal ala Warganet yang Bikin Ngakak
"Harapan kami ini bisa diatur sebaik-baiknya sesuai standar pelayanan yang berlaku. Pelayanan juga harus lebih baik lagi. Kalau memang kapasitas sudah banyak bisa dipending sementara agar tidak ada antrian yang membludak. Karena kita juga sedang berperang dengan Covid-19, jangan sampai gerai-gerai ini menjadi sumber Penyebaran Covid-19," tutupnya.
Berita Terkait
-
Bogor Sulap Lahan Kosong 8 Km Jadi Kawasan Pertanian Terpadu
-
Gagal Ngumpet! Maling Motor Sembunyi di Plafon Rumah Pacar Jatuh Terjerembab Usai Didobrak
-
Perayaan HUT ke-80 Bhayangkara di Cikeas
-
Brantas Abipraya Percepat Penyelesaian Sekolah Rakyat Kabupaten Bogor, Dukung Pemerataan Pendidikan
-
Kasus ART Tewas di Bogor Berbuntut Panjang, Kuasa Hukum Desak Polisi Periksa Peran Majikan
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 7 Sunscreen Tone Up Terbaik untuk Kulit Kusam sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
Terkini
-
Masuk Kategori Ancaman Nonmiliter, DPRD Desak Wali Kota Bogor Segera Terbitkan Perwali LGBTQ
-
Buntut Keributan Viral, Satpol PP Kota Bogor Sidak Tipzy Bears dan Sita Puluhan Botol Miras Ilegal
-
Markas Polsek Cisarua Bakal Dipindahkan ke Rest Area Puncak, Ini Alasan Bupati Bogor
-
Warga Bojonggede-Citayam Bersiap! Bupati Rudy Susmanto Agendakan Pelebaran Jalan dari Bambu Kuning
-
Rudy Susmanto Minta KPK dan Jaksa Kawal Pembebasan Lahan 2 Proyek Raksasa Bogor