SuaraBogor.id - Sebanyak 13 butir obat jenis Hexymer yang akan diedarkan ke Pabrik Garmen yakni PT. Pou Yen Indonesia, Kecamatan Sukaluyu, Kabupaten Cianjur, berhasil digagalkan Satres Narkoba Polres Cianjur.
Kasat Narkoba Polres Cianjur AKP Ali Julri mengatakan, pihaknya berhasil menggagalkan peredaran obat - obatan jenis Hexymer sebanyak 13 ribu butir.
"Sebanyak 13 butir obat Hexymer itu, berhasil diamankan di daerah Kecamatan Sukaluyu, dan dua orang pelaku, yaitu Gilang Gumilar dan Edi Suryadi ditangkap," katanya pada wartawan di Mapolres Cianjur, Rabu (9/6/2021).
Berdasarkan keterangan kedua pelaku, kata dia, obat jenis Hexymer tersebut akan dijual di lingkungan PT. Pou Yen Cianjur.
"Saat pelaku berhasil kami tangkap, kami langsung memintai keterangan, dan kedua pelaku mengakui obat jenis Hexymer akan di jual disekitar pabrik tersebut," jelasnya.
Ali menjelaskan, kedua pelaku itu mengedarkan obat jenis Hexymer ke lingkungan pabrik tersebut, dengan cara menjual pada seorang karyawan seusai jam kerja usai di depan Pabrik Garment tersebut.
"Keterangan pelaku obat Hexsymer itu dijual seharga Rp 10 ribu per empat butir. Adanya temuan ini, tentu kami akan melakukan pendalaman, karena tidak menuntut kemungkinan ada pengguna narkoba jenis lainnya," tegasnya.
Pihaknya menambahkan, atas perbuatannya kedua pelaku dikenakan pasal 197, 196 dan 98 ayat 2, ayat 3 Undang - Undang RI nomer 36 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman lima hingga 20 tahun kurungan penjara dan denda maksimal Rp 1 miliar.
Kontributor : Fauzi Noviandi
Baca Juga: Perbup Kawin Kontrak di Cianjur Dibahas Pekan Depan, Bupati: Kami Sangat Serius
Berita Terkait
-
Abu Vulkanik Cukup Tebal Sampai ke Cianjur, CFD Sepi dan Kendaraan Tertutup Debu
-
BMKG Ungkap Pemicu Gempa Cianjur Terasa hingga Jakarta, Aktivitas Sesar Aktif di Kedalaman 4 Km
-
Gempa M4,3 Cianjur Terasa hingga Lantai 9 Gedung di Jakarta, Pekerja: Lantainya Goyang
-
Gempa M 4,4 Guncang Cianjur Terasa Hingga Jakarta dan Bandung, Warga: Kayak Ada yang Banting Pintu
-
Gempa M 4,3 Guncang Cianjur, Getaran Terasa hingga Jakarta
Terpopuler
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- Ini 3 Pilihan Terbaik HP Snapdragon Termurah dengan Layar AMOLED
- Lagu Runaway Menggema di SUGBK, Jadi Penutup Konser Kanye West di Jakarta
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
KPK Jadwal Ulang Pemeriksaan Wabup Bogor Jaro Ade Kasus Dugaan Korupsi Bappenda
-
BRI Andalkan Fundamental Kuat untuk Topang Pertumbuhan Jangka Panjang dan Buyback Saham
-
Usut Kasus Dugaan Korupsi di Pemkab Bogor, KPK Panggil Wabup Jaro Ade
-
Polisi Tangkap Terduga Pembunuh Bobotoh Persib 16 Tahun di Bogor
-
Dikenal Baik dan Sopan, Bobotoh 16 Tahun yang Tewas di Bogor Bikin Teman Sekampung Tak Percaya