SuaraBogor.id - Setidaknya dari keramaian yang terjadi saat ini di Kota Bogor, tepatnya di Gedung DPRD Kota Bogor, lantaran aksi massa pendukung Habib Rizieq Shihab meminta untuk dibebaskan.
Sedikitnya ada puluhan anak-anak kecil yang ikut turun ke jalan menyerukan suara dukungan pembebasan bagi ulama besar Habib Rizieq di Kota Bogor.
Meski nampak terharu melihatnya, namun sepertinya terlihat sangat miris, ketika anak-anak pendukung HRS ini tak terpantau ikut menerapkan protokol kesehatan.
Dari ratusan massa pendukung yang saat ini masih terus mendesak Pemkot Bogor, sebagian besar diikuti oleh anak - anak di bawah umur.
Rata-rata terlihat mereka mengenakan pakaian serba hitam. Sebagian ada yang bersholawat dan sebagian lagi menyanyikan lagu bebaskan Habib Rizieq Shihab.
Tak terkecuali sedikit diantara mereka membawa kertas dengan kalimat dukungan maupun mengibarkan bendera bertuliskan lafadz tauhid.
Seperti diketahui, sejak kepulangan ulama besar itu ke Indonesia berbagai masalah bertubi-tubi datang. Mulai dari kerumunan di Bandara Soekarno Hatta, Petamburan sampai ke Megamendung, Bogor.
Sebelumnya, sekitar ratusan orang terlihat mendatangi Balai Kota Bogor, Jumat (11/6/2021).
Tak berhenti di situ. Pantauan wartawan di lokasi, para simpatisan HRS yang mengenakan pakaian khas serba putih ini menuju kantor DPRD Kota Bogor seusai bertolak dari balai kota.
Baca Juga: Dilayat Warga Jakarta, Puluhan Warga di Pelosok Bandung Positif Covid-19
Iring-iringan massa juga tak lepas dari penjagaan ketat sejumlah petugas kepolisian. Petugas nampak mengarahkan massa agar tak melintas tepat di sisi Istana Bogor.
Mereka digiring melintas melalui Jalan Gedong Sawah kemudian muncul tepat di depan RS Salak, Jalan Jendral Sudirman Kota Bogor.
Kemurunan massa pun terjadi. Sebagian dari ratusan massa pendukung nampak tak menerapkan protokol kesehatan. Tepatnya di barisan paling akhir iring-iringan.
Massa tersebut juga nampak beragam usia. Mulai dari yang paling tua hingga anak-anak di bawah umur. Turut menyuarakan pembebasan untuk HRS, ibu-ibu berbaju hitam juga masuk dalam barisan.
Lantaran kerumunan di sepanjang jalan tersebut, arus lalu lintas di sekitar lokasi terhambat. Kemacetan pun sesekali terjadi karena sebagian jalan raya termakan barisan massa.
Kontributor : Regi Pranata Bangun
Berita Terkait
-
KPK Bongkar Dugaan Rasuah di Pemkab Bogor, Upah Pungut hingga Pengadaan Barang Disorot
-
Cerita Mencekam di Balik Tawuran Manggarai: Warga Saling Serang Pakai Petasan hingga Sajam
-
Tawuran Warga di Manggarai Pecah, 14 Perjalanan Commuter Line Bogor-Jakarta Tertahan
-
Amankan Uang Rp1,5 Miliar, Kenapa KPK Belum Tetapkan Tersangka Kasus Bapenda Kabupaten Bogor?
-
KPK Naikkan Status Dugaan Korupsi Dispenda Bogor ke Penyidikan, Uang Rp1,5 Miliar Diamankan
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
- Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
Pilihan
-
Polisi Bubarkan Massa Aliansi Pati yang Galang Donasi di Depan DPR
-
Kemenag Bantah Nasaruddin Umar Mundur dari Menag: Isu Bursa Caketum PBNU Itu Spekulasi Liar
-
Menag Nasaruddin Umar Bantah Mundur: Itu Ada Orang yang Panik
-
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
-
Dari Pengumpul Data Hingga Perantara, Bagaimana DSI Bekerja
Terkini
-
Viral Sopir Mengeluh Pungli di Pasar TU Kemang Bogor, PPJ Buka Suara Bikin Terang
-
Desa BRILiaN Balbar di Sofifi Maluku Utara Jadi Ruang UMKM Tumbuh di HUT ke-81 Kemerdekaan RI
-
Bela Istri yang Ditendang, Pria di Cibinong Tewas Ditikam Saat Beli Gorengan
-
Respons Protes Habib Bahar, Pemkab Bogor Tutup Pabrik Minol di Citeureup
-
Hasil Patungan Personel Polres Bogor, Bantuan Rp100 Juta Tiba di Manggarai Timur NTT