SuaraBogor.id - Massa aksi pendukung Habib Rizieq abaikan protokol kesehatan. Hal itu terlihat saat iring-iringan menuju Gedung DPRD Kota Bogor, Jumat (11/6/2021).
Sedikitnya ada puluhan anak-anak kecil yang ikut turun ke jalan menyerukan suara dukungan pembebasan bagi ulama besar Habib Rizieq di Kota Bogor.
Meski nampak terharu melihatnya, namun sepertinya terlihat sangat miris, ketika anak-anak pendukung HRS ini tak terpantau ikut menerapkan protokol kesehatan.
Dari ratusan massa pendukung yang saat ini masih terus mendesak Pemkot Bogor, sebagian besar diikuti oleh anak - anak di bawah umur.
Baca Juga: Ikut Aksi, Banyak Anak Kecil di Bogor Minta Bebaskan Habib Rizieq
Rata-rata terlihat mereka mengenakan pakaian serba hitam. Sebagian ada yang bersholawat dan sebagian lagi menyanyikan lagu bebaskan Habib Rizieq Shihab.
Tak terkecuali sedikit diantara mereka membawa kertas dengan kalimat dukungan maupun mengibarkan bendera bertuliskan lafadz tauhid.
Seperti diketahui, sejak kepulangan ulama besar itu ke Indonesia berbagai masalah bertubi-tubi datang. Mulai dari kerumunan di Bandara Soekarno Hatta, Petamburan sampai ke Megamendung, Bogor.
Sebelumnya, sekitar ratusan orang terlihat mendatangi Balai Kota Bogor, Jumat (11/6/2021).
Tak berhenti di situ. Pantauan wartawan di lokasi, para simpatisan HRS yang mengenakan pakaian khas serba putih ini menuju kantor DPRD Kota Bogor seusai bertolak dari balai kota.
Baca Juga: Dilayat Warga Jakarta, Puluhan Warga di Pelosok Bandung Positif Covid-19
Iring-iringan massa juga tak lepas dari penjagaan ketat sejumlah petugas kepolisian. Petugas nampak mengarahkan massa agar tak melintas tepat di sisi Istana Bogor.
Mereka digiring melintas melalui Jalan Gedong Sawah kemudian muncul tepat di depan RS Salak, Jalan Jendral Sudirman Kota Bogor.
Kemurunan massa pun terjadi. Sebagian dari ratusan massa pendukung nampak tak menerapkan protokol kesehatan. Tepatnya di barisan paling akhir iring-iringan.
Massa tersebut juga nampak beragam usia. Mulai dari yang paling tua hingga anak-anak di bawah umur. Turut menyuarakan pembebasan untuk HRS, ibu-ibu berbaju hitam juga masuk dalam barisan.
Lantaran kerumunan di sepanjang jalan tersebut, arus lalu lintas di sekitar lokasi terhambat. Kemacetan pun sesekali terjadi karena sebagian jalan raya termakan barisan massa.
Berita Terkait
-
Puncak Macet Parah Lebaran Ini? 3 Titik Ini Jadi Biang Keroknya
-
Kebun Raya Bogor Jadi Magnet Libur Lebaran: Pengunjung Membludak, Fasilitas Ditingkatkan!
-
Jalur Puncak Hari Ini: Pemudik Balik Campur Wisatawan, Macet Tak Terhindarkan?
-
Hari Ini, Contraflow Diberlakukan di Tol Jagorawi Arah Puncak
-
Wajib Coba! Bakso Seuseupan, Ikon Kuliner Lebaran Bogor Sejak 1984
Tag
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Sebut Masjid Al Jabbar Dibangun dari Dana Pinjaman, Kini Jadi Perdebatan Publik
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Yamaha NMAX Kalah Ganteng, Mesin Lebih Beringas: Intip Pesona Skuter Premium dari Aprilia
- JakOne Mobile Bank DKI Bermasalah, PSI: Gangguan Ini Menimbulkan Tanda Tanya
Pilihan
-
Hasil Liga Thailand: Bangkok United Menang Berkat Aksi Pratama Arhan
-
Prediksi Madura United vs Persija Jakarta: Jaminan Duel Panas Usai Lebaran!
-
Persib Bandung Menuju Back to Back Juara BRI Liga 1, Ini Jadwal Lengkap di Bulan April
-
Bocoran dari FC Dallas, Maarten Paes Bisa Tampil Lawan China
-
Almere City Surati Pemain untuk Perpanjang Kontrak, Thom Haye Tak Masuk!
Terkini
-
Atalia Praratya Ungkap Isi Hati Soal Isu Perselingkuhan Ridwan Kamil
-
Neraka Macet di Puncak Bogor, Jalur Alternatif Cibalok Bikin Wisatawan Sengsara
-
Kecelakaan Maut di Bandung, Suami, Istri dan Keponakan Asal Depok Tewas di Jalur Kamojang
-
Antisipasi Letusan Freatik, Pendakian Gunung Gede Diperpanjang Penutupannya
-
Stasiun Bogor dan Alun-Alun Kota, Potret Kesemrawutan yang Tak Kunjung Usai