SuaraBogor.id - Presiden Joko Widodo atau Jokowi menargetkan kekebalan komunal atau herd immunity dari COVID-19 di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, dapat tercapai pada Agustus 2021.
Hal tersebut disampaikan Presiden saat meninjau pelaksanaan vaksinasi COVID-19 massal untuk masyarakat berisiko tinggi, difabel dan pelaku usaha pariwisata di Stadion Pakansari Bogor, Jawa Barat, Kamis.
"Kita harap kita tetap bekerja keras mempercepat program vaksinasi secepat-cepatnya. Target kita paling tidak di Kabupaten Bogor Bulan Agustus itu sudah tercapai kekebalan komunal," kata Presiden sebagaimana disaksikan melalui kanal Youtube Sekretariat Presiden.
Presiden dalam kesempatan tersebut mengatakan vaksinasi di Kabupaten Bogor hari ini dilakukan kepada 10.000 orang yang dilakukan di Stadion Pakansari maupun beberapa rumah sakit dan puskesmas secara serentak.
Dari Stadion Pakansari, Presiden meninjau melalui video conference pelaksanaan vaksinasi di sejumlah rumah sakit dan puskesmas.
Presiden menerima informasi bahwa kegiatan vaksinasi di Rumah Sakit Permata Jonggol diberikan kepada 759 orang pendaftar yang terdiri dari pelayan publik, guru, lansia, pelaku ekonomi, hingga tenaga kesehatan yang belum menerima vaksinasi.
Sedangkan di Puskesmas Cimandala, Bogor, vaksinasi diberikan kepada 300 orang dengan sasaran kelompok lansia, kelompok rentan dan pelayan publik.
Sementera itu, di Rumah Sakit EMC Sentul vaksinasi diberikan kepada 200 orang peserta, di Puskesmas Citereup diberikan kepada 300 orang.
Untuk di Puskesmas Karadenan ada 350 orang yang mendapat vaksinasi COVID-19, terdiri dari pralansia, tenaga pendidik dan lansia, sedangkan di Rumah Sakit Bina Husada ada 300 orang pelayan publik yang mengikuti vaksinasi tersebut. (Antara)
Baca Juga: Presiden Jokowi Akan Berkunjung ke Kabupaten Wajo, Resmikan Proyek Ini
Berita Terkait
-
Minta Polisi Ungkap Pendana Isu Ijazah Palsu, Tim Hukum Jokowi: Saya Dengar Ada 'Charlie Chaplin'
-
Polisi Panggil Aiman soal Tudingan Ijazah Palsu Jokowi: Bukan Soal Pribadi Tapi Program Tayangan
-
Tutup Pintu Damai, Pelapor Ijazah Palsu Jokowi Minta Roy Suryo dan Dokter Tifa Segera Ditahan
-
Pelapor Ijazah Jokowi Minta Usut Pendana Isu, Desak Polisi Tindak Roy Suryo dan Dokter Tifa
-
Pengamat Politik UMY: Polemik Ijazah Jokowi Hanya Buang Energi di Tengah Ancaman Krisis Ekonomi
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
Viral! Nama Bupati Bogor Dicatut Jadi Pembina Media Milik Oknum Terduga Mafia Obat & Gas Elpiji
-
Waspada Saat Hujan! Jalur Pasekon-Cipanas Kini Dipagari Pembatas Usai Telan Korban Jiwa
-
DPRD Kota Bogor Apresiasi Polda Jabar dan Polresta Bogor Kota Gelar Gerakan Pangan Murah
-
Hemat Energi Jadi Budaya: BRI Lanjutkan Semangat Earth Hour
-
Waspada Uang Palsu Pecahan Rp100 Ribu Diduga Beredar di Bogor