SuaraBogor.id - Baru terungkap, alasan wanita enggan nonton film dewasa karena ada beberapa hal, yang membuat mereka minder salah satunya.
Banyak wanita memang sudah cukup umur namun masih enggan nonton film dewasa. Ternyata, mereka minder akan hal tersebut.
Namun, selain dari segi moral, rupanya menonton film dewasa juga bagi sebagian wanita dianggap bukan kewajaran.
Dalam artian, memang tak ada ketentuan apakah film dewasa hanya boleh disaksikan oleh laki-laki, tetapi nyatanya tak sedikit wanita yang merasa enggan dan bahkan risih dengan keberadaan genre film yang satu ini.
Baca Juga: 10 Pesona Sola Aoi, Mantan Bintang Film Dewasa yang Jatuh Hati dengan Indonesia
Hasilnya, film dewasa pun seringnya diasumsikan sebagai tontonan khusus untuk kaum Adam saja.
Jadi, kira-kira apa alasan sebagian wanita enggan atau risih untuk menonton film dewasa?
Berikut disitat dari terkini.id -jaringan Suara.com, merangkumnya untuk pembaca alasan wanita enggan nonton film dewasa atau seks:
1. Aktornya Kurang Tampan
Katanya, bagi laki-laki dalam menonton film dewasa, wajah bisa dibilang nomor sekian lantaran yang paling penting adalah lekuk tubuh dan liarnya permainan panas si aktris.
Baca Juga: Sola Aoi Blak-blakan soal Indonesia: Suka Orang Jakarta, Pengin Tinggal di Bali
Namun, ternyata tidak dengan sebagian besar wanita yang disebut justru lebih tertarik pada aktor yang berparas tampan ketimbang fokus dengan ukuran Mr. P.
2. Merasa Minder
Menurut Kaylen Jackson dalam laman Ask Dan and Jennifer, wanita enggan menonton film deasa karena minder melihat bentuk tubuh sang aktris.
Apalagi sejumlah rumah produksi memang mengharuskan aktrisnya untuk melakukan operasi plastik atau suntik silikon demi mendapat tubuh yang lebih aduhai.
Makanya, banyak perempuan yang benci melihat pasangannya hobi nonton film mesum dan secara tak langsung, hal ini seolah membuat mereka membandingkan diri dengan si pemeran utama wanita.
3. Film Dewasa Dianggap Tak Bermoral
Tak sedikit pula wanita yang menganggap hubungan seksual sebagai hal yang tabu dan sakral.
Apapun alasan para lelaki untuk menontonnya, baik hanya sebagai hiburan atau sebagai bahan sontekan, tetapi bagi sebagian wanita, film dewasa tetap tabu ditonton.
4. Jalan Ceritanya Kurang Menarik
Benar, rasanya film dewasa begitu-begitu saja, ya? Ada seorang wanita berpakaian seksi kemudian bertemu seorang pria, lalu mereka ngobrol santai, bla-bla-bla, dan akhirnya berakhir di ranjang.
Entah apa jadinya kalau Agatha Christie atau Dan Brown yang menulis skrip film dewasa.
5. Tidak Membangkitkan Gairah
Lelaki lebih mudah terpancing gairahnya melalui berbagai cara, termasuk dengan cara visual lewat film dewasa. Namun, ternyata tidak bagi perempuan.
Laman Ask Men menyebutkan bahwa wanita lebih senang dengan pancingan langsung yang dibumbui sentuhan romansa dan rayuan yang membuat mereka seolah menjadi ratu sejagat.
Berita Terkait
-
10 Brand Fashion Wanita Lokal Populer yang Bikin Gaya Makin Kece!
-
Verrell Bramasta Pernah Blak-blakan Suka Tipe Wanita Chindo, Fuji Tak Masuk Kriteria?
-
Viral Cara Wanita Hindari Pertanyaan 'Kapan Kawin' Saat Lebaran, yang Tanya Kena Mental
-
8 Startup Kosmetik Lokal yang Dimiliki Wanita, Kualitasnya Tak Kalah dari Brand Luar
-
Fenomena Langka: Wanita 66 Tahun di Jerman Melahirkan Anak ke-10 Tanpa Bantuan IVF
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
Terkini
-
Atalia Praratya Ungkap Isi Hati Soal Isu Perselingkuhan Ridwan Kamil
-
Neraka Macet di Puncak Bogor, Jalur Alternatif Cibalok Bikin Wisatawan Sengsara
-
Kecelakaan Maut di Bandung, Suami, Istri dan Keponakan Asal Depok Tewas di Jalur Kamojang
-
Antisipasi Letusan Freatik, Pendakian Gunung Gede Diperpanjang Penutupannya
-
Stasiun Bogor dan Alun-Alun Kota, Potret Kesemrawutan yang Tak Kunjung Usai