SuaraBogor.id - Eks Politisi Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean sindir keras Rizal Ramli. Dia mengaku tidak habis pikir, ekonomi senior itu terus membahas soal buzzer.
Bahkan, Rizal Ramli meminta kepada Presiden Jokowi untuk menghentikan para buzzer berbayar. Sontak hal itu disindir keras oleh Ferdinand Hutahaean.
“Entah apa yang ada dalam pikiran Rizal Ramli ini. Bozzar bazer buzer saja yang diomongin,” katanya melalui akun Twitter FerdinandHaean3, disitat Suarabogor.id dari Terkini.id -jaringan Suara.com, Jumat (23/7/2021).
Ferdinand menilai bahwa tak mungkin Presiden Jokowi menghentikan pendukungnya yang bekerja membela pemerintah secara sukarela.
“Kacamatamu terlalu rabun untuk melihat kenyataan secara sempurna. Ini demokrasi bung, buka kau yang boleh bicara!” kata Ferdinand.
Sebelumnya, Rizal Ramli menyinggung soal buzzeRp dan influenceRp yang selalu membela Presiden Jokowi.
“Kalau Jokowi tulus ingin persatuan dan gotong royong, hentikan dulu permainan BuzzeRp sampah demokrasi itu,” katanya melalui akun Twitter RamliRizal pada Kamis, 22 Juli 2024.
Menurut Rizal, jika Jokowi tak menghentikan para buzzer, maka seruan-seruannya soal persatuan hanyalah kepalsuan dan pencitraan semata.
Rizal juga mengatakan bahwa dirinya sudah kenyang dengan label-label yang diberikan para BuzzeRp dan InfluenceRp.
Baca Juga: Rizal Ramli Minta Jokowi Hentikan BuzzeRp, Ferdinand: Kacamatamu Terlalu Rabun
Ia menyebutkan beberapa hal yang sering disematkan kepadanya, yakni nyinyir, pecatan, sakit hati, tua bangke, belajar dulu ngomong R, belum bisa move on, dan tidak ada prestasi.
Akan tetapi, para buzzer yang menurut Rizal dibayar itu tidak bisa membaca dan membantah data, fakta, analisa, prediksi, dan saran yang ia berikan kepada pemerintah.
Berita Terkait
-
Dikabarkan Menyerah dan Merapat ke Solo, dr Tifa Beri Jawaban Menohok Lewat 'Senjata' Baru!
-
Momen Hangat Presiden Prabowo Sambut SBY hingga Jokowi di Istana Negara
-
Suasana Lebaran di Istana, Senyum Tipis Iriana Jokowi Foto Bareng Presiden Prabowo
-
Influencer Inggris Jadi Buzzer Pemerintah? Pamer Bikini Tutupi Realita Perang Iran
-
SBY dan Jokowi Dijadwalkan Silaturahmi Lebaran ke Istana Temui Prabowo Sore Ini, Bagaimana Megawati?
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Polisi Ungkap Kronologi Penemuan Alfin di Cikeas, Ada Kaitan dengan Kasus Penipuan?
-
Balik Mudik Tenang! Pemkab Bogor Fasilitasi 900 Warga Pulang dari Solo-Semarang
-
Kondisi Mengenaskan, Teka-teki Kematian Alfin yang Hilang 2 Pekan di Bogor
-
Arus Puncak Mulai Landai, Kasat Lantas Polres Bogor: Tetap Patuhi Rekayasa Lalin
-
Komitmen BRI untuk Hunian Terjangkau, KPR Subsidi Tembus Rp16,79 Triliun