SuaraBogor.id - Demokrat sebut elektabilitas Anies- AHY tertinggi pada pemilihan Presiden 2024 nanti. Hal itu nampaknya mendapatkan perhatian khusus dari kader-kader Demokrat.
Menanggapi hasil survei elektabilitas Anies-AHY, Taufik Rendusara banyak rakyat sudah dijalan yang benar, untuk memilih pemimpin yang benar.
Politisi Partai Demokrat itu menilai bahwa survei ini menunjukkan rakyat sudah berada di jalan benar.
“Mereka maunya Puan-Anies. Tapi hasil riset rakyat maunya Anies-AHY,” katanya menyadur dari Terkini.id -jaringan Suara.com, Kamis (5/8/2021).
“Whicis… kalau bani jahiliyah buzzeRp binaan kakak pembina masif produksi meme hoax dan propaganda menyerang Partai Demokrat, artinya rakyat sudah dijalan yang benar. Iya gak si,” lanjutnya.
Sebelumnya, Lembaga Indostrategic merilis survei terkait elektabilitas pasangan calon presiden dan calon wakil presiden 2024.
Hasilnya, Anies Baswedan-Agus Harimurti Yudhoyono berada pada posisi teratas mengalahkan Prabowo Subianto-Puan Maharani.
Hal itu disampaikan oleh Direktur Eksekutif Indostrategic, Khoirul Umam dalam konferensi pers virtual pada Selasa, 3 Agustus 2021.
“Pertama mendapatkan porsi tertinggi itu adalah Anies-AHY, yaitu angka 20,25 persen. Selanjutnya Prabowo-Puan di urutan kedua dengan angka 14,65 %. Kemudian Ganjar-RK ada di angka 8,05 persen,” ungkapnya.
Baca Juga: Minta Demokrat Tak Urusi Warna Pesawat Kepresidenan, Alifurrahman Bahas Hambalang
Umam menilai bahwa Anies-AHY menduduki posisi teratas karena kuatnya aspirasi masyarakat yang menginginkan pemimpin baru.
Namun, Umam juga mengatakan bahwa Anies-AHY akan sulit terwujud karena Anies tidak memiliki kekuatan partai politik yang real.
“Dia (Anies) harus meyakinkan berbagai parpol mitra untuk membentuk gerbong koalisi,” ujarnya.
Sebaliknya, kata Umam, meskipun Prabowo-Puan berada di urutan kedua, kekuatan parpol keduanya memiliki basis yang real dan lebih kuat.
“Oleh karena itu, ini menjadi dilema kalau kekuatan parpol menentukan maka angka ini berpotensi ter-boosting lebih tinggi,” ungkapnya.
Kendati demikian, Umam juga mengingatkan bahwa jika pasangan ini tidak mampu mengkonsolidasikan dan meyakinkan partai politik mitra tentu, maka keduanya juga tidak mudah untuk mewujudkannya.
Berita Terkait
-
Nama AHY Dikaitkan Kasus BGN, Demokrat Tegaskan Itu Fitnah
-
Prabowo dalam Tekanan! Media Asing Sebut Anies Baswedan Saat Rupiah dan IHSG Kompak Jebol
-
Anies Baswedan Skakmat Seskab Teddy yang Sebut Dino Patti Djalal 'Pejabat Cuma 3 Bulan'
-
Jokowi Akan Sambangi Sejumlah Daerah, Pengamat Soroti Strategi Politik Jangka Panjang
-
Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari APBD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
6 Fakta Penangkapan Pelaku Pembacokan Maut di Kebon Pedes
-
Sudah Dapat Rp10 Juta, Pedagang Puncak Tetap Merana: Modal Segitu Mana Cukup
-
Siap-siap Operasi Gabungan! Angkot Tua di Kota Bogor Bakal Dipaksa Berhenti Narik
-
Otak Pembacokan Sadis di Tanah Sareal Ternyata Residivis Begal, Libatkan Pelajar SMK
-
Nasib Ratusan Pedagang Pasca Penggusuran Jalur Puncak, Pasrah Kios Puluhan Tahun Rata dengan Tanah