SuaraBogor.id - Kabar duka datang dari anggota DPRD Cianjur komisi A yakni H. Saputro meninggal dunia, karena Covid-19.
Diketahui, kabar duka anggota DPRD Cianjur meninggal karena Covid-19 itu setelah mendapatkan perawatan dan penanganan di Rumas Sakit Cianjur karena dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19.
Berdasarkan informasi yang didapat, Kader senior Partai Golkar Cianjur tersebut dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 07.30 WIB, Jumat (6/8/2021)
Ketua DPRD Cianjur, Ganjar Ramadhan mengungkapkan, almarhum yang merupakan senior di Partai Golkar Cianjur tersebut sebelumnya sempat menjalani perawatan selama satu pekan, setelah dinyatakan terpapar Covid-19.
"Akhirnya beliau menghembuskan nafas terkahirnya saat menjalani perawatan di RSUD Cianjur tadi pagi," kata Ganjar saat dihubungi melalui sambungan telepon.
Selain dinyatakaran terkonfirmasi positif Covid-19, kata dia, almarhum diketahui memiliki riwayat penyakit bawaan yang sudah lama dideritanya.
"Almarhum memang memiliki riwayat penyakit bawaan, bahkan selama menjalani perawaran di RSUD Cianjur harus menjalani cuci darah di rumah sakit," jelasnya.
Ia menjelaskan, dalam proses pemakaman almarhum Sapturo dilaksanakan sesuai dengan protokol kesehatan. Dan dimakamkan di pemakaman keluarganya.
"Sepanjang pandemi Covid-19 hingga saat ini sudah ada belasan anggota DPRD Cianjur yang terpapar Covid-19, bahkan beberapa diantaranya sempat penjalani perawatan," ucapnya.
Baca Juga: 72 Warga Positif Covid-19 di Bronggang Suruh Mulai Dipindahkan ke Isoter
Ia menambahkan, berdasarkan data yang tercatat ada sebanyak 15 anggota DPRD Kabupaten Cianjur yang sudah dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19 .
Kontributor : Fauzi Noviandi
Berita Terkait
-
Ketahuan Saat Bayar Utang! Begini Kronologi Penangkapan Mahfud Dukun Pengganda Uang Asal Cianjur
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Apa yang Tidak Boleh Dilakukan saat Campak? Ini Cara Aman Menghadapinya
-
Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi
-
H+5 Lebaran: Arus Balik Cianjur Masih Padat Merayap, Motor Mendominasi Jalur Puncak!
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Dividen BRI Rp52,1 Triliun Disahkan, Perkuat Nilai Bagi Pemegang Saham
-
Ekspansi BRI ke Timor Leste, Pegadaian Buka Cabang Perdana
-
Catat! Ini Rincian Aturan Ganjil Genap Jalur Puncak Bogor 10-12 April 2026
-
Kantin Meledak, Sekolah di Bogor Hancur: 7 Fakta Ledakan LPG yang Hebohkan Gunung Putri
-
Haji 2026: BRI Distribusikan Banknotes SAR 750 per Jemaah ke 203.320 Orang