SuaraBogor.id - Cianjur berlakukan ganjil genap. Ganjil genap Cianjur mulai berlaku, Sabtu (7/8/2021) kemarin di Jalan Mangunsarkoro, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur.
Hal tersebut dilakukan sebagai upaya untuk mengurangi mobilitas masyarakat.
Kasat Lantas Polres Cianjur, AKP Mangku Anom Sutresno, menjelasakan, penerapan sistem ganjil genap tersebut dilakukan mulai Sabtu (7/8/2021) hingga waktu yang tidak ditentukan.
"Penerapan ganjil genap itu, untuk sementara dilakukan sementara di sepanjang Jalan Mangunsarkoro, sambil berjalan kita juga langsung melakukan sosialisasi," katanya pada wartawan, Minggu (8/8/2021).
Penerapan ganji genap yang diberlakukan di Jalan Mangunsarkoro tersebut, kata dia, diterapkan dengan menyesuaikan tanggal kalender dengan angka akhir di nomer polisi pada kendaraan roda empat.
"Pemberlakuan ganjil genap menyesuaikan angka akhir tanggal kelender misalnya 0, 2, 4, 6, 8 diperbolehkan untuk ujung plat nomor yang sama atau genap. Sedangkan untuk tanggal ganjil seperti 1, 3, 5, 7, 9 diperbolehkan lewat untuk ujung plat nomor yang ganjil," jelasnya.
Dalam penerapan sistem ganji genap tersebut ada pengecuali, untuk beberapa kendaraan tertentu, seperti Damkar, Ambulan, kendaraan dinas TNI atau Polri, angkutan umum, angkutan online, angkutan logistik atau sembako.
"Penerapan sistem ganjil genap dilakukan sesuai arahan pemerintah untuk mengurangi mobilitas masyarakat demi menekan penyebaran Covid-19 di Cianjur," katamya.
Sementara itu berdasarkan pantauan dilapangan SuarBogor.id, Jalan Mangunsarkoro yang hanya boleh dilewati untuk kendaraan bernomer polisi akhiran genap.
Baca Juga: Merasa Tak Dihargai Perusahaan, Anggota DPRD Cianjur Ngamuk: Kami Tidak Disambut Baik
Namun masih terdapat beberapa kendaraan ganjil yang melintasi Jalan Mangunsarkoro.
"Saya tidak tahu adanya penerapan sistem ganjil genap di Jalan Mangunsarkoro, karena angka terkahir di plat nomer kendaraan saya bukan genap, saya terpaksa memutar," kata Aden (34) warga asal Kecamatan Sindangbarang.
Ia meninta, pihak Kepolisian sebelum menerapakan sistem ganjil genap atau pengalihan arus lalu lintas untuk memberikan informasi terlebih pada masyarakat. Supaya masyarakat tidak kebingungan.
Kontributor : Fauzi Noviandi
Berita Terkait
-
Insentif Bebas Ganjil Genap untuk Mobil Listrik Mau Dicabut? Ini Kata Menperin
-
Pemerintah Dorong Usulan Kendaraan Hybrid dan PHEV Bebas Ganjil Genap
-
Leapmotor Sebut Penghapusan Ganjil Genap Bisa Pengaruhi Minat Beli Mobil Listrik
-
Pemprov Bali Perpanjang Skema Ganjil-Genap BBM Subsidi Hingga 23 Oktober
-
Pertamina Patra Niaga Pastikan Penyaluran Kondusif Saat Penerapan Ganjil Genap Pengisian BBM di Bali
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video
-
Bupati Bogor Sulap Horison Sayaga Jadi Destinasi Rekreasi
-
BRI Raih Empat Penghargaan di Top 20 Financial Institutions Award 2026
-
Temani Istri Beli Makan, Pria di Bogor Malah Bacok Bobotoh hingga Tewas
-
Pesan Menohok Bupati Bogor ke Pengelola Dapur MBG: Presiden yang Disalahkan jika Ada Kesalahan