SuaraBogor.id - Perayaan hari kemerdekaan Indonesia di Kota Bogor dimungkinkan ditiadakan. Hal itu dikarenakan kasus Covid-19 di Bogor masih tinggi.
Wali Kota Bogor Bima Arya menyampaikan, untuk mencegah kerumunan yang terjadi pada perayaan hari kemerdekaan, pihaknya kemungkinan akan melarang warga untuk tidak melaksanakan perlombaan.
Bima Arya Sugiarto juga berencana akan mengumpulkan para ketua RW, untuk berdialog secara online dengan ketua RW di Kota Bogor.
“Saya akan berdialog bersama ketua RW secara online se-Bogor untuk menyampaikan beberapa pesan menjelang Kemerdekaan,” ujarnya menyadur dari Bogordaily.net -jaringan Suara.com, Senin (9/8/2021).
Intinya, kata Bima Arya, Ia menekankan agar masyarakat tetap menjaga protokol kesehatan.
“Jangan dulu ada perayaan-perayaan yang menimbulkan kerumunan,” katanya.
Peringatan hari kemerdekaan di tingkat Kota Bogor, yang biasanya digelar perlombaan tahun ini ditiadakan.
Acara di tingkat kota yang dilakukan secara langsung hanyalah upacara bendera ketika tanggal 17 Agustus nanti.
Baca Juga: Kena Sanksi, 9 Tempat Usaha di Bogor Langgar Aturan PPKM Level 4
Tag
Berita Terkait
-
Mediasi Sengketa Lahan di Gunung Sindur, PT SIR Ajukan Tuntutan Ganti Rugi ke Natura City
-
Festival Budaya Nasional 2026: Merayakan Keberagaman, Menjaga Budaya Indonesia Terus Hidup
-
Nginap di Hambalang, Sekjen PBB dan Prabowo Diskusi Soal Palestina hingga Iklim
-
Imbauan Penting Pengguna KRL Bogor: 7 Kereta Dibatalkan Pagi Ini, Cek Jadwalnya!
-
Bakom Bantah Tak Ada Pesta, Media Rusia Sebut Ada Perayaan Ultah Presiden Prabowo
Terpopuler
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- 5 Rekomendasi Sepatu untuk Jalan Kaki 20 Ribu Langkah, Empuk dan Tidak Cepat Pegal
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Cara Menggunakan Minyak Zaitun Mustika Ratu untuk Wajah dan Rambut
- Bisakah Bedak Marcks dan Air Mawar Viva untuk Mengunci Makeup? Begini Caranya
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Optimisme Bisnis Berlanjut, BRI Gelontorkan Rp1 Triliun untuk Buyback Saham Tahap II
-
333 Kebakaran Terjadi dalam Tiga Bulan di Kabupaten Bogor, 199 Kasus Melanda Lahan Terbuka
-
Santri Bogor Dituntut Melek AI, Kemenag: Program Khusus Belum Ada
-
Update Dugaan Keracunan MBG di SMPN 2 Cisarua Bogor: Satu Orang Masih Dirawat
-
Saat Pesantren dan Ormas Islam Jadi Pahlawan Pendidikan di Pelosok Bogor