Ketika asam lambung seringkali naik ke kerongkongan, penderita akan kesulitan menelan. Kondisi ini disebut Disfagia. Hal ini disebabkan oleh adanya penyempitan kerongkongan akibat luka. Luka ini terbentuk saat cairan asam yang mengikis dinding kerongkongan.
Radang Tenggorokan
Dinding tenggorokan akan berwarna merah saat terjadi radang. Radang ini disebabkan terjadinya iritasi karena cairan asam lambung yang naik ke kerongkongan dan menyebar ke bagian pangkal tenggorokan. Hal ini menyebabkan rasa sakit juga perih jika tidak segera ditangani.
Suara Serak
Jika sudah terjadi radang, maka bagian kerongkongan dan tenggorokan Anda akan bermasalah. Begitu pula dengan pita suara. Pita suara akan ikut teriritasi yang mengakibatkan suara menjadi serak. Saat serak terjadi, Anda tidak bisa meredakannya hanya dengan minum air. Justru Anda akan merasa perih dan sakit pada bagian tenggorokan.
Bau Mulut
Bau mulut terjadi karena adanya cairan makanan atau minuman yang sudah diolah dalam tubuh, ikut terbawa ke mulut akibat cairan asam lambung yang naik. Hal ini memicu aroma tidak sedap keluar dari mulut.
Sendawa Berlebih
Saat makanan dan minuman diproses dalam lambung, akan ada gas yang terbentuk sebagai hasil dari proses pencernaan tersebut. Gas tersebut harus segera dikeluarkan karena bisa menimbulkan penyakit lain. Gas berbentuk udara ini dikeluarkan melalui mulut dengan bersendawa. Jika seseorang bersendawa lebih dari dua kali dalam waktu berdekatan, maka seseorang sudah mengalami ciri asam lambung naik.
Baca Juga: HUT Ke-76 RI, Satgas Beri Penghargaan ke Nakes dan Pejuang Penanganan Covid-19
Batuk Kering
Saat asam lambung sudah naik ke kerongkongan dan menyebar hingga tenggorokan, biasanya penderita akan menarik napas panjang dan memasukkan sebagian udara dari luar ke dalam paru-paru. Saat terjadi, tubuh akan menganggap udara yang bercampur sedikit cairan asam sebagai benda asing. Kemudian tubuh merespons otomatis melalui batuk sebagai bentuk perlindungan diri. Batuk yang terjadi biasanya kering tanpa diikuti cairah dahak.
Sakit Kepala
Sakit kepala bisa menjadi indikasi berbagai masalah kesehatan, begitu pula dengan penyakit asam lambung. Cairan asam yang tidak sengaja masuk ke saluran pernapasan bisa masuk ke rongga sinus. Sinus ini memiliki banyak saraf yang jika dibiarkan akan memicu sakit kepala.
Itulah 10 ciri yang sering terjadi saat asam lambung naik. Segera atasi dan lakukan pencegahan agar tidak terulang kembali. Segera hubungi dokter jika tidak kunjung sembuh.
Berita Terkait
-
Risiko Kesehatan Terbesar bagi Penggemar Piala Dunia 2026 Menurut Ahli
-
Xiaomi Smart Band 10 Pro: Gelang Pintar dengan Fitur Kesehatan Lengkap dan Baterai Super Awet
-
Program JKN Bantu Dede Jalani Operasi Kista Ganglion
-
Begadang Demi Piala Dunia di Tengah Kesibukan, Masih Worth It?
-
Iuran BPJS Gak Jadi Naik, Pemerintah Guyur Rp20 Triliun Demi Tambal Defisit
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
6 Fakta Penangkapan Pelaku Pembacokan Maut di Kebon Pedes
-
Sudah Dapat Rp10 Juta, Pedagang Puncak Tetap Merana: Modal Segitu Mana Cukup
-
Siap-siap Operasi Gabungan! Angkot Tua di Kota Bogor Bakal Dipaksa Berhenti Narik
-
Otak Pembacokan Sadis di Tanah Sareal Ternyata Residivis Begal, Libatkan Pelajar SMK
-
Nasib Ratusan Pedagang Pasca Penggusuran Jalur Puncak, Pasrah Kios Puluhan Tahun Rata dengan Tanah