SuaraBogor.id - Politisi Demokrat singgung Islamphobia. Cipta Panca Laksana yang merupakan kader Demokrat itu mengatakan, bahwa saat ini Islamphobia sangat gencar dilakukan oleh agama tertentu.
Bicara soal Islamphobia, politisi Demokrat itu mengungkapkan melalui akun twitter pribadinya dengan nama Panca66.
“Emang harus diakui Islamophobia itu gencar dilakukan di kalangan agama tertentu,” kata politisi Demokrat tersebut menyadur dari Terkini.id -jaringan Suara.com, Senin (23/8/2021).
Bahkan, Deputi Badan Komunikasi Strategis (Bakomstra) Partai Demokrat itu mengatakan bahwa Islamophobia secara ngeri dilakukan para pemuka agama.
“Saya ngobrol sama tetangga saya yang non Muslim, dia sendiri ngeri kalau dengar ceramah pemimpin agamanya tentang Islam,” ungkapnya.
Panca mengatakan itu sebagai tanggapan terhadap netizen yang merespons video Muhammad Kece yang memang sedang ramai dibicarakan.
Sebagaimana diketahui, Muhammad Kece ramai disoroti karena dinilai menista agama Islam dan menghina Nabi Muhammad SAW.
“Bukti jaman sekarang islamphobic emang masif dan sistematis,” kata netizen dengan nama akun yadismbko.
Adapun dalam video tersebut, Muhammad Kece mengatakan Nabi Muhammad tak akan masuk surga sebab dikerumuni jin.
Baca Juga: Muhammad Kece Nistakan Agama, Denny Siregar: Yesus Lahir Bidannya Siapa, Kok Gak Ribut?
Ia bahkan juga menyindir perkataan yang dipercayai umat Islam bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah.
“Katanya, Muhammad itu utusan Allah. Tapi kenapa tidak satupun wahyu yang turun kepada Muhammad?” ujar M Kece.
Panca sendiri juga mengkritik pernyataan M Kece yang dinilai telah menghina Rasulullah itu.
“Kok orang begini ya muncul dari mana coba? Indonesia emang nggak kekurangan orang ajaib,” kata Panca.
Berita Terkait
-
Profil Abah Setu, Pimpinan Majelis Dzikir di Bekasi yang Diduga Hina Nabi Muhammad SAW
-
AHY Diprediksi Bakal Jadi Pesaing Kuat Gibran di Bursa Cawapres 2029
-
Polisi Pastikan Kasus Penistaan Agama Abah Setu Lanjut: Laporan Belum Dicabut!
-
Siap Tutup Majelis Dzikirnya, MUI Bekasi Bakal Bina Abah Setu: Jangan Benci Orangnya
-
Saksi Bantah Aliran USD 271.500 ke Yaqut, Kuasa Hukum: Tuduhan Sudah Runtuh
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
Lima Tahun Holding Ultra Mikro, UMKM Makin Naik Kelas
-
Tati Purwanti Buktikan Mantan PMI Bisa Sukses, Bubur Cirebon Kini Hadir di Taipei
-
Kecelakaan Tunggal Cileungsi-Jonggol, Penumpang Bak Pikap Tewas Usai Tabrak Tiang Listrik
-
Sentul City Serahkan 423 Sertifikat Tanah PSU ke Pemkab Bogor
-
Dipicu Angin Kencang, Titik Api Baru Kembali Membakar TPA Galuga Bogor