SuaraBogor.id - Ketua Organizing Comittee (OC) Dede Mulyana pun juga selaku Ketua OKP Banser Kecamatan Klapanunggal berharap, KNPI di Kecamatan Klapanunggal bisa mengaktifkan pemuda dalam pembangunan daerah.
Hal itu diungkapkan saat musyawarah mufakat dalam prosesi pemilihan ketua PK KNPI Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor.
Dengan dihadiri 12 Organisasi Kepemudaan yang terdaftar sebagai peserta penuh, pemilihan ketua PK KNPI Kecamatan Klapanunggal berakhir aklamasi (tunggal)
Dede Mulyana mengatakan, keharmonisan semua lini OKP yang ada sangat kental, dengan mengedepankan dialog tanpa melanggar AD/ART prosesi pemilihan ketua tidak terjadi hambatan.
Baca Juga: Sudah Tersedia! Daftar Penerima Vaksin Pfizer, Ada Anda?
"Saya sebagai ketua OKP dari Gerakan Barisan Ansor Serbaguna atau Banser juga berharap kedepan PK KNPI bisa berbenah dan mampu menciptakan pemuda yang dinamis serta bermanfaat untuk masyarakat secara real", ujarnya melalui keterangan tertulis.
Sementara itu, Sekretaris Sapma Pemuda Pancasila Irwan Pratama menaruh harapan pada pimpinan yang baru, agar bisa menjalankan organisasi secara serius agar terbentuknya KNPI yang selama dinanti natikan oleh pemuda.
"Saya ingin KNPI kedepan bisa bergeliat dan dinamis, supaya KNPI dirasakan secara keberadaanya, " tambahnya.
Ketua KNPI Kecamatan Klapanunggal Lucky Wardana Sucipta terpilih mengaku banyak pekerjaan rumah yang harus ia selesaikan untuk membangun KNPI yang lebih baik, secara administrasi dan pola gerakan yang jelas.
Sehingga keberadaan KNPI bukan hanya sebatas logo dan nama. Akan tetapi, bisa dirasakan secara ruh dan marwahnya oleh pemuda Klapanunggal.
Baca Juga: Kebun Raya Bogor Dibuka Kembali, Tapi Hanya Untuk Berolahraga
"Saya akan berkoordinasi dengan para senior agar kedepan kepengurusan saya bisa lahir dengan mewujudkan harapan yang selama ini masih belum teralisasi", tutur dia
Pria yang biasa disapa Lucky berkeyakinan kedepan KNPI bisa lebih berwarna dengan 12 OKP yang mendukungnya kemarin. Dengan begitu skenario besar untuk membangun KNPI secara real bisa terwujud.
"Karena bangkit bersama, kita berdaulat dengan pemuda," tutupnya.
Berita Terkait
-
Hari Ini, Contraflow Diberlakukan di Tol Jagorawi Arah Puncak
-
Wajib Coba! Bakso Seuseupan, Ikon Kuliner Lebaran Bogor Sejak 1984
-
Soal Kades Klapanunggal Palak THR, Dedi Mulyadi Geram: Sama dengan Preman, Harus Diproses Hukum
-
Kronologi Kades Klapanunggal Minta Jatah Rp165 juta ke Perusahaan Berkedok THR
-
Escape to Bogor: 7 Tempat Wisata Sejuk untuk Refreshing Saat Libur Lebaran
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Stasiun Bogor dan Alun-Alun Kota, Potret Kesemrawutan yang Tak Kunjung Usai
-
Kades di Bogor Terbukti Minta THR Rp165 Juta ke Perusahaan, Rudy Susmanto Perintahkan Inspektorat
-
Kepadatan Puncak Bogor Tak Terbendung, One Way Arah Jakarta Diperkirakan Sampai Pukul 18.00 WIB
-
Kang Dedi Mulyadi Lapor! Ada Dugaan Pemotongan THR Sopir Angkot di Puncak Bogor
-
Puncak Macet Parah! One Way Diberlakukan Sampai Sore Nanti