SuaraBogor.id - Satlantas Polres Cianjur melakukan uji coba penerapan ganjil genap di ruas jalur Puncak, Cipanas, Kabupaten Cianjur. Sistem ganji genap Cianjur tersebut diterapkan selama tiga hari sebagai upaya pembatasan mobilitas masyarakat dimasa pandemi Covid-19.
Kasat Lantas Polres Cianjur, AKP Mangku Anom, menyebutkan, uji coba sistem ganji - genap yang sudah mulai dilakukan dan diterapkan selama tiga hari terhitung mulai Jumat (3/8/2021) hingga Minggu (5/8/2021).
"Penerapan kebijakan tersebut berlaku bagi seluruh kendaraan baik sepeda motor ataupun mobil yang mengarah ke kawasan Puncak, Cipanas, Cianjur, serta sebagai upaya untuk mengurangi kepadatan arus lalu lintas," katanya pada wartawa, Jumat (3/8/2021).
Pemberlakukan sistem ganjil genap disepanjang jalan utama Puncak-Cianjur, kata dia, terdapat tiga pos check poin yaitu di seputaran Rest Area Seger Alam, Ciloto (Puncak Pass), Pos Traffic Manajemen Center (TMC) Lantas Polres Cianjur, dan Pos Polisi Sukaluyu.
"Sifatnya masih uji coba, hingga tiga hari kedepan mulai Jumat hingga Minggu ini. Semua kendaraan, baik motor maupun mobil yang mengarah kawasan Puncak diterapkan ganjil genap," katanya.
Dia menjelaskan dalam penerapan penentuan sistem ganjil genap tersebut disesuaikan dengan tanggal dan nomer polisi kepada saat hari itu.
"Ganjil genap disesuaikan dengan tanggal dan angka genap kendaraan yang bisa melintas, kendaraan dengan nomor polisi angka terakhirnya genap, dan yang angka terakhir ganjil tidak dapat melintas," jelasnya.
Pihaknya mengatakan, kebijakan sistem ganjil genap tersebut, tidak berlaku bagi kendaraan pemadam kebakaran, ambulan, kendaraan dinas TNI-Polri, sektor esensial dan non esensial, sektor kritikal dan kondisi darurat lainnya.
"Sistem ganjil genap ada pengecualian untuk sejumlah kendaraan tertentu, seperti ambulan kendaraan dinas TNI/Polri dan sektor kritikal," katanya.
Baca Juga: Kebijakan Cianjur soal Kawin Kontrak Disorot Menteri PPPA
Anom berharap, dalam pemberlakukan sistem ganjil genap tersebut juga, sejumlah kendaraan yang melintasi jalur utama Cipanas - Puncak dilakukan pemeriksaan kartu dentitas dan bukti telah menjalani vaksinasi.
"Diharapkan uji coba ganjil genap dapat berjalan baik, dan bisa mengurai serta mobilitas masyarakat, sehingga tidak ada lagi lonjakan kasus Covid-19 di Cianjur," ucapnya.
Kontributor : Fauzi Noviandi
Berita Terkait
-
BMKG Ungkap Pemicu Gempa Cianjur Terasa hingga Jakarta, Aktivitas Sesar Aktif di Kedalaman 4 Km
-
Gempa M4,3 Cianjur Terasa hingga Lantai 9 Gedung di Jakarta, Pekerja: Lantainya Goyang
-
Gempa M 4,4 Guncang Cianjur Terasa Hingga Jakarta dan Bandung, Warga: Kayak Ada yang Banting Pintu
-
Gempa M 4,3 Guncang Cianjur, Getaran Terasa hingga Jakarta
-
Jawa Barat Masuk Puncak Musim Kemarau
Terpopuler
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 3 September 2026, Kesulitan Karier dan Keuangan Segera Berakhir
- Maarten Paes Mulai Kehilangan Tempat di Ajax, Petinggi PSSI Pasang Badan
- Emil Audero Cabut, Cesc Fabregas Blak-blakan Dibuat Kecewa Kiper Como
- Powder Foundation Wardah untuk Kulit Sawo Matang Shade Apa? Ini 5 Pilihannya
- Jalan Kolmas Ditutup Total 67 Hari, Polres Cimahi Siapkan Dua Jalur Alternatif
Pilihan
-
Badan Geologi Ungkap Kondisi Anak Krakatau Terkini: Tak Ada Potensi Runtuh Picu Tsunami
-
Terungkap! Sebelum Audiensi dengan Pimpinan DPR, Botok Ditelpon Prabowo
-
Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Terdeteksi hingga Bandung, BMKG Ungkap Dua Klaster
-
Gemuruh Erupsi Gunung Anak Krakatau Terdengar Hingga Pesisir Pandeglang: Bikin Rumah Bergetar
-
Muncul Kubah Lava Baru di Gunung Anak Krakatau, PVMBG Jawab Kekhawatiran Potensi Tsunami
Terkini
-
Kondisi Bogor Terdampak Krakatau, Sekda Imbau Warga Kurangi Aktivitas Luar Rumah
-
Kemarau Ekstrem 2026: 8.249 Hektare Sawah di Bogor Kekeringan, Jonggol Mulai Gagal Panen
-
Mitra Strategis Bupati Rudy Susmanto, Kadin Bogor Siap Jadikan Tegar Beriman Rumah Pengusaha
-
Mengenal Leadless Pacemaker, Alat Pacu Jantung Ukuran Mini untuk Pasien Berisiko Tinggi
-
Pertalite Kembali Langka di Bogor